Pengiriman Unit MGS5 EV Dimulai Maret 2026, MG Kejar Target 600 Unit
Uptodai.com - Pengiriman unit MGS5 EV ke tangan konsumen akhirnya menemui titik terang setelah debut gemilangnya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. MG Motor Indonesia mengonfirmasi bahwa ratusan pemesan tidak perlu menunggu waktu lama untuk memarkir mobil listrik terbaru ini di garasi rumah mereka.
Langkah ini menjadi jawaban atas antusiasme tinggi masyarakat yang telah melakukan pemesanan selama pameran berlangsung. Perusahaan otomotif asal Inggris tersebut berkomitmen untuk menjaga kepercayaan konsumen dengan ketepatan waktu distribusi. Kehadiran model ini diprediksi akan memperkuat posisi MG dalam persaingan pasar kendaraan ramah lingkungan di tanah air.
Jadwal Distribusi Bertahap Mulai Akhir Maret
Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, memberikan kepastian mengenai jadwal distribusi mobil listrik MG tersebut. Ia menyatakan bahwa proses pengiriman akan dilakukan secara bertahap mulai akhir Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap unit yang sampai ke konsumen berada dalam kondisi prima dan siap pakai.
Pihak manajemen mengakui bahwa lonjakan permintaan memerlukan persiapan logistik yang matang. Harry menekankan bahwa perusahaan terus bekerja keras untuk mempercepat proses persiapan unit di fasilitas mereka. Strategi distribusi bertahap ini dipilih agar manajemen kualitas tetap terjaga di tengah tingginya angka penjualan MG Motor Indonesia.
“Untuk MGS5 EV itu sudah akan start delivery per akhir Maret ini secara bertahap. Kami melihat enthusiasm yang cukup besar, sehingga tentu perlu waktu untuk melakukan persiapan unit secara detail,” ujar Harry saat memberikan keterangan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Respons Positif Pasar dan Capaian Penjualan
Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik, MGS5 EV langsung mencuri perhatian pengunjung pameran otomotif tahunan tersebut. Berdasarkan data internal perusahaan, angka pemesanan unit MGS5 EV telah menyentuh kisaran 600 unit. Angka ini membuktikan bahwa spesifikasi dan desain yang ditawarkan mampu memenuhi ekspektasi konsumen Indonesia.
Tingginya minat ini tidak lepas dari kombinasi teknologi canggih dan harga yang kompetitif di kelasnya. MG Motor Indonesia melihat tren ini sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional. Perusahaan juga berusaha menjaga momentum ini dengan memberikan layanan purnajual yang terintegrasi bagi para pemilik baru nantinya.
Harry menambahkan bahwa MG tidak ingin membuat konsumen menunggu terlalu lama tanpa kepastian yang jelas. Brand ini memiliki visi untuk menjadi produsen yang responsif terhadap keinginan pelanggan di Indonesia. Oleh karena itu, percepatan distribusi menjadi prioritas utama tim operasional MG saat ini.
Ekspansi Melalui Roadshow di Pusat Perbelanjaan
Meski ajang IIMS 2026 telah berakhir, gelombang pemesanan untuk MGS5 EV terpantau masih terus mengalir. Hal ini terjadi berkat langkah proaktif MG Motor Indonesia dalam menggelar rangkaian kegiatan lanjutan di berbagai lokasi strategis. Salah satu strategi utamanya adalah mengadakan roadshow di sejumlah pusat perbelanjaan ternama di Jakarta.
Kegiatan pameran di mal ini memberikan kesempatan bagi calon konsumen yang tidak sempat hadir di IIMS untuk melihat unit secara langsung. Respon pengunjung di pusat perbelanjaan ternyata tidak kalah meriah dibandingkan saat pameran besar berlangsung. Hal ini secara otomatis terus menambah daftar antrean pemesanan kendaraan listrik tersebut.
Manajemen MG juga telah menyusun rencana jangka panjang untuk memperluas jangkauan promosi mereka. Program roadshow ini dipastikan akan terus berlanjut, bahkan setelah masa libur Lebaran mendatang. Fokus utama perusahaan adalah menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang mulai beralih ke kendaraan energi terbarukan.
Dengan dimulainya pengiriman pada akhir Maret, MG optimis dapat memenuhi target kepuasan pelanggan di kuartal pertama tahun ini. Kehadiran MGS5 EV di jalanan Indonesia diharapkan menjadi bukti nyata komitmen MG dalam mendukung transformasi industri otomotif menuju era elektrifikasi.