Uptodai.com - Kondisi kebakaran SPBE Bekasi Cimuning kini menyisakan puing-puing bangunan yang hangus setelah api melahap lokasi tersebut pada Rabu malam. Sejumlah titik api memang sudah padam, namun kerusakan yang ditinggalkan terlihat sangat masif di hampir seluruh area pengisian gas tersebut. Warga sekitar masih tampak berkerumun untuk melihat sisa-sisa kehancuran dari jarak aman di luar garis polisi.

Pantauan di lokasi pada Kamis (2/4/2026) menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan dengan rangka bangunan utama yang sudah menghitam. Sejumlah kendaraan operasional yang terparkir di dalam area SPBE tidak sempat terselamatkan dan kini hanya menyisakan kerangka besi yang terpanggang. Aroma gas yang bercampur dengan bau hangus masih tercium menyengat di sekitar titik pusat ledakan hingga radius beberapa meter.

Kerusakan Parah dan Dampak pada Pemukiman Warga

Ledakan hebat ini ternyata tidak hanya menghancurkan fasilitas internal perusahaan, tetapi juga merembet ke pemukiman penduduk yang berada tepat di samping lokasi. Puluhan rumah warga yang lokasinya berhimpitan langsung dengan tembok pembatas SPBE mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sebagian besar atap rumah hancur berantakan dan kaca jendela pecah akibat kuatnya tekanan udara saat ledakan besar terjadi.

Salah satu warga menceritakan detik-detik mencekam saat peristiwa maut itu bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Ia mengaku langsung berlari keluar rumah tanpa sempat membawa barang berharga begitu mendengar suara dentuman keras yang menggetarkan tanah. Kepanikan luar biasa melanda seluruh lingkungan Cimuning saat api membumbung tinggi ke langit malam yang gelap.

Pihak berwenang menyatakan bahwa kondisi SPBE Cimuning saat ini mengalami kerusakan berat dan dinyatakan nyaris rusak total secara fungsional. Tim investigasi masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan keamanan struktur bangunan yang tersisa. Petugas pemadam kebakaran juga tetap berjaga di lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api baru dari sisa material yang tertimbun.

Kronologi dan Dugaan Penyebab Ledakan Gas di Bekasi

Sebelum ledakan besar mengguncang kawasan tersebut, kepulan asap putih yang diduga berasal dari kebocoran gas sempat terlihat menyebar selama 20 menit. Situasi ini membuat warga di sekitar lokasi mulai merasa sesak napas dan menyadari adanya bahaya besar yang sedang mengintai. Sayangnya, api kemudian muncul dengan cepat dan menyambar akumulasi gas yang sudah terkonsentrasi di udara terbuka.

Penyelidikan sementara menduga bahwa pemicu utama api berasal dari adanya korsleting listrik di salah satu area instalasi kabel. Arus pendek tersebut kemudian memicu percikan api yang langsung menyambar kebocoran gas di titik pengisian bulk elpiji. Hal inilah yang memicu ledakan beruntun yang sangat kuat hingga menghanguskan seluruh fasilitas utama dalam waktu singkat.

Pertamina Pastikan Pasokan LPG Tetap Aman

Meski fasilitas di Cimuning mengalami kerusakan total, pihak Pertamina bergerak cepat untuk menenangkan kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan bahan bakar. Perusahaan energi nasional tersebut menjamin bahwa distribusi gas LPG ke wilayah Bekasi dan sekitarnya tidak akan mengalami gangguan berarti. Mereka telah menyiapkan skema pengalihan distribusi dari beberapa SPBE lain yang berada di wilayah terdekat.

Susanto August Satria selaku Area Manager Communication Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menegaskan komitmen pelayanan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak sosial bagi warga yang rumahnya ikut terbakar. Fokus utama Pertamina saat ini adalah memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi sambil membantu proses pemulihan di lokasi kejadian.

Langkah mitigasi juga terus dilakukan dengan memperketat pengawasan di titik-titik distribusi lainnya agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap tenang karena stok LPG nasional masih dalam kondisi yang sangat mencukupi. Pertamina berjanji akan terus memberikan informasi terbaru terkait proses investigasi dan penanganan korban terdampak di Cimuning.