Tiger Woods Nyetir Sambil Mabuk: Bawa Nama Donald Trump Saat Ditangkap
Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga internasional setelah legenda golf dunia, Tiger Woods nyetir sambil mabuk hingga terlibat kecelakaan lalu lintas. Insiden ini menjadi sorotan publik bukan hanya karena kondisi Woods, melainkan juga karena ia membawa-bawa nama mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat berhadapan dengan petugas.
Aksi Woods tersebut terekam jelas dalam kamera badan atau bodycam yang dikenakan oleh petugas kepolisian saat melakukan penangkapan. Rekaman yang pertama kali dipublikasikan oleh media TMZ itu memperlihatkan momen canggung ketika sang atlet berusaha menghindari pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam video tersebut, Woods terlihat memberikan respons yang tidak sinkron saat diminta kembali ke tempat kejadian perkara (TKP). “Terima kasih banyak. Baik. Anda paham. Bye,” ujar Woods dalam rekaman tersebut sebelum akhirnya didekati oleh petugas yang memintanya kooperatif.
Mengaku Baru Menelepon Donald Trump
Saat petugas kepolisian Martin County menanyakan kondisinya, Tiger Woods memberikan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak. Ia secara terang-terangan mengaku kepada polisi bahwa dirinya baru saja menyelesaikan pembicaraan telepon dengan Donald Trump.
Klaim ini diduga dilakukan untuk mendapatkan perlakuan khusus atau sekadar menunjukkan kedekatannya dengan orang nomor satu di Amerika Serikat kala itu. “Saya barusan berbicara dengan Presiden,” kata Woods dengan nada bicara yang tidak stabil kepada petugas di lapangan.
Hubungan antara Woods dan keluarga Trump memang sudah lama terjalin melalui koneksi personal yang cukup erat. Woods diketahui merupakan teman dekat dari Vanessa Trump, yang merupakan mantan istri dari anak sulung sang presiden, Donald Trump Jr.
Kondisi Fisik dan Temuan Barang Bukti
Pihak Kantor Sheriff Martin County akhirnya menetapkan Woods sebagai tersangka tindak pidana mengemudikan mobil dalam pengaruh alkohol atau zat terlarang. Insiden ini bermula ketika mobil SUV Land Rover yang dikemudikan Woods menyerempet sebuah truk di jalan raya.
Laporan resmi kepolisian menyebutkan bahwa kondisi fisik Woods saat itu sangat memprihatinkan dengan mata yang merah dan berair. Selain itu, petugas mencatat bahwa sang atlet berkeringat secara berlebihan meskipun cuaca tidak sedang panas terik.
Situasi semakin menyudutkan Woods ketika polisi melakukan penggeledahan dan menemukan dua pil narkotika di dalam saku celananya. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa Woods tidak hanya berada di bawah pengaruh alkohol, tetapi juga zat adiktif lainnya saat berkendara.
Respon Donald Trump Terhadap Penangkapan Woods
Menanggapi kabar penangkapan tersebut, Donald Trump memberikan komentar yang bernada simpati namun tetap mengakui adanya masalah pada diri sang atlet. Trump menyebut Woods sebagai “teman dekat” yang sedang melalui masa-masa sulit dalam hidupnya.
Menurut Trump, Woods adalah sosok pria yang luar biasa namun tidak bisa memungkiri bahwa ia sedang berjuang menghadapi beberapa masalah pribadi. “Saya merasa kasihan. Ia melalui kesulitan. Ia adalah orang yang luar biasa, tetapi punya beberapa masalah,” ungkap Trump kepada awak media.
Pernyataan Trump ini seolah membenarkan bahwa sang legenda golf memang sedang tidak dalam kondisi mental yang stabil. Pasca kejadian ini, Woods secara resmi menyatakan komitmennya untuk menjalani perawatan medis secara intensif demi pemulihan kesehatannya.
Rekam Jejak Kasus Hukum Tiger Woods
Peristiwa Tiger Woods nyetir sambil mabuk ini bukanlah kali pertama sang atlet berurusan dengan hukum terkait keselamatan berkendara. Pada tahun 2017, ia pernah ditahan setelah ditemukan tertidur di dalam mobilnya yang rusak parah di pinggir jalan raya.
Hasil tes darah pada saat itu menunjukkan adanya kandungan berbagai jenis obat keras seperti Vicodin, Dilaudid, Xanax, Ambien, hingga ganja. Selain kasus penyalahgunaan zat, Woods juga sempat mengalami kecelakaan tunggal yang fatal pada Februari 2021 di California.
Kecelakaan hebat tersebut menyebabkan kaki kanannya mengalami cedera parah hingga harus melalui serangkaian operasi besar untuk menyelamatkan nyawanya. Kini, Woods mengaku ingin fokus sepenuhnya pada proses rehabilitasi agar bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih sehat dan teratur.