Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN Geser Bangkok
Uptodai.com - Jakarta kini menyandang predikat sebagai kota teraman di ASEAN 2026 urutan kedua setelah berhasil mengungguli kota-kota besar lainnya seperti Bangkok dan Kuala Lumpur. Capaian gemilang ini menjadi tonggak sejarah baru bagi ibu kota Indonesia dalam hal stabilitas dan kenyamanan publik.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rasa bangga sekaligus terkejut atas lompatan signifikan ini. Sebelumnya, Jakarta biasanya tertahan di peringkat enam atau tujuh dalam daftar indeks keamanan di kawasan Asia Tenggara.
Pramono menyebutkan bahwa posisi pertama masih ditempati oleh Singapura yang memang dikenal memiliki standar keamanan sangat tinggi. Namun, keberhasilan Jakarta merangsek ke posisi dua merupakan bukti nyata dari perubahan besar yang sedang terjadi di kota ini.
Transformasi Keamanan Melalui Kolaborasi Masyarakat
Peningkatan indeks keamanan Jakarta ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil dari kerja keras berbagai pihak. Pramono menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya milik pemerintah daerah semata, melainkan buah kolaborasi bersama warga.
Salah satu faktor kunci yang mendorong naiknya peringkat ini adalah kebijakan ruang publik yang lebih inklusif. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara aktif membuka kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk berbagai kegiatan lintas komunitas dan agama.
Penyelenggaraan hari besar keagamaan seperti Natal, Imlek, Nyepi, hingga Idulfitri di ruang publik menciptakan atmosfer yang harmonis. Langkah ini efektif memperkuat rasa toleransi dan keberagaman yang menjadi fondasi utama kekuatan sosial di Jakarta.
Simbol Toleransi yang Diakui Dunia Internasional
Kuatnya nilai toleransi di Jakarta ternyata menarik perhatian dari negara tetangga. Pramono menceritakan pengalaman pribadinya saat berbincang dengan salah satu menteri dari Singapura mengenai suasana di ibu kota.
Menteri tersebut menyatakan kekagumannya terhadap kemeriahan perayaan Imlek di Jakarta yang dinilai sangat luar biasa. Pengakuan ini mempertegas bahwa Jakarta telah berhasil membangun citra sebagai kota yang ramah bagi semua golongan.
Melalui keterbukaan ini, masyarakat merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk menjaga keamanan lingkungan mereka. Rasa saling memiliki terhadap kota inilah yang kemudian menekan angka kriminalitas dan konflik sosial di lapangan.
Rincian Skor dalam Daftar Kota Teraman Asia Tenggara
Berdasarkan laporan resmi Global Residence Index yang dirilis pada 16 Januari 2026, Singapura memimpin daftar kota teraman Asia Tenggara dengan skor indeks 0,90. Jakarta menyusul di posisi kedua dengan perolehan skor sebesar 0,72.
Angka ini menempatkan Jakarta jauh di atas kota-kota besar lainnya yang selama ini menjadi kompetitor utama dalam sektor pariwisata dan investasi. Bangkok dan Vientiane harus puas berada di posisi berikutnya di bawah Jakarta.
Sementara itu, kota-kota seperti Hanoi, Kuala Lumpur, dan Phuket juga berada di barisan bawah dalam daftar tersebut. Posisi terakhir dalam sepuluh besar dihuni oleh Ho Chi Minh City, Phnom Penh, dan Manila.
Pemerintah berharap momentum positif ini dapat terus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat dan aparat keamanan. Dengan peringkat keamanan Jakarta 2026 yang semakin baik, diharapkan daya tarik investasi dan kunjungan wisatawan mancanegara akan terus meningkat pesat.