Justin Hubner Sentil NAC Breda Soal Paspor Pemain Timnas Indonesia
Uptodai.com - Paspor pemain Timnas Indonesia kini tengah menjadi sorotan tajam di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie. Bek tangguh Skuad Garuda, Justin Hubner, melontarkan kritik keras terhadap sikap manajemen NAC Breda yang dinilai sengaja memperkeruh suasana. Hubner merasa tindakan klub tersebut sangat memalukan dan mencederai sportivitas di luar lapangan hijau.
Persoalan ini mencuat ke permukaan setelah NAC Breda mempertanyakan validitas dokumen kewarganegaraan Dean James. Langkah administratif tersebut diambil tak lama setelah NAC Breda menelan kekalahan memalukan dengan skor telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Hubner melihat ada upaya mencari-cari kesalahan dari pihak lawan setelah mereka gagal bersaing secara teknis di pertandingan tersebut.
Pihak NAC Breda menuduh Dean James masih menggunakan paspor Belanda miliknya, padahal sang pemain sudah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI). Laporan ini memaksa Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dan otoritas imigrasi setempat turun tangan melakukan investigasi. Akibatnya, beberapa pemain asal Indonesia yang berkarier di Belanda harus merasakan dampak sistemik dari laporan tersebut.
Dampak Investigasi KNVB Terhadap Pemain Indonesia
Situasi ini tidak hanya menyeret nama Dean James, tetapi juga berdampak pada pemain lain seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Tim Geypens. Mereka sempat dilarang untuk beraktivitas bersama klub masing-masing selama proses pemeriksaan berlangsung. Kebijakan ini diambil oleh pihak klub sebagai langkah preventif guna menghindari sanksi diskualifikasi atau pengurangan poin yang lebih berat.
Justin Hubner mengungkapkan bahwa masa-masa tersebut merupakan periode yang sangat sulit bagi seorang pesepak bola profesional. Para pemain seolah dikarantina dan tidak diizinkan untuk menyentuh lapangan, bahkan sekadar menggunakan fasilitas latihan klub. Pembatasan ini tentu mengganggu ritme kompetisi dan kebugaran fisik para penggawa Timnas Indonesia yang sedang berjuang di Eropa.
“Sangat tidak menyenangkan ketika Anda tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain dalam pertandingan hanya karena masalah paspor itu,” ujar Hubner dengan nada kecewa. Ia secara terang-terangan menunjuk NAC Breda sebagai pemicu utama kekacauan yang merugikan banyak pihak ini. Baginya, pemain seharusnya mendapatkan perlindungan, bukan justru dijadikan alat dalam konflik kepentingan antar-klub.
Skandal Administratif di Liga Belanda
Pemain berusia 22 tahun itu tidak ragu menyebut tindakan yang dilakukan oleh NAC Breda sebagai sebuah skandal nyata. Hubner menilai bahwa motif di balik laporan tersebut sangat meragukan dan cenderung bersifat politis di lingkungan liga. Fokus utama pemain adalah memberikan performa terbaik di lapangan, namun mereka justru terjebak dalam labirin birokrasi yang rumit.
Kini, ketegangan tersebut mulai mereda setelah KNVB mengeluarkan keputusan resmi terkait status Dean James dan Go Ahead Eagles. Federasi menyatakan tidak ada pelanggaran berat yang dilakukan oleh klub maupun sang pemain dalam pertandingan tersebut. Meskipun demikian, seluruh pemain yang sempat terseret polemik ini diwajibkan untuk menuntaskan pengurusan izin kerja terbaru mereka.
Justin Hubner berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan karena sangat merugikan mentalitas pemain muda. Ia menegaskan bahwa integritas paspor pemain Timnas Indonesia sudah melalui prosedur hukum yang sah dan diakui secara internasional. Kini, para pemain fokus untuk kembali ke performa terbaik mereka setelah sempat terhambat oleh drama administratif yang melelahkan ini.