Uptodai.com - SUV listrik Xpeng GX resmi menampakkan diri di panggung Auto China 2026 sebagai representasi kemewahan dan kecanggihan masa depan dari pabrikan asal Guangzhou. Kehadiran mobil ini langsung mencuri perhatian publik karena statusnya sebagai SUV terbesar sekaligus paling premium yang pernah diproduksi oleh Xpeng hingga saat ini.

Langkah berani ini mempertegas ambisi Xpeng untuk bersaing di segmen kendaraan listrik kelas atas global. Dengan mengusung filosofi desain minimalis namun futuristis, Xpeng GX menawarkan identitas visual yang sangat kuat tanpa perlu menggunakan grille depan berukuran raksasa seperti mobil konvensional.

Desain Futuristik dan Dimensi Bongsor Xpeng GX

Tampilan luar mobil ini memancarkan aura modern dengan siluet yang sekilas mengingatkan kita pada gaya SUV premium asal Eropa. Pabrikan memberikan sentuhan garis-garis tegas yang aerodinamis untuk mendukung efisiensi energi tanpa mengorbankan aspek estetika. Dimensi fisiknya pun sangat impresif, dengan panjang mencapai 5.265 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm.

Jika kita membandingkannya dengan kompetitor sekelasnya, ukuran SUV listrik Xpeng GX ini bahkan melampaui Kia EV9 GT-Line. Jarak sumbu roda atau wheelbase yang mencapai 3.115 mm memberikan indikasi kuat bahwa ruang kabin di dalamnya sangatlah lega. Postur tubuh yang besar ini menjadikannya salah satu raksasa baru di jalanan yang siap memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya.

Interior Mewah dengan Sentuhan Kecerdasan Buatan

Memasuki area kabin, nuansa lapang langsung menyambut penumpang berkat konfigurasi enam tempat duduk dengan format 2+2+2. Desain interiornya menganut paham minimalis modern yang mengurangi penggunaan tombol fisik demi tampilan dashboard yang bersih. Fokus utama di dalam kabin adalah layar sentuh berukuran besar serta cluster digital yang terintegrasi secara harmonis.

Pengalaman berkendara semakin istimewa dengan hadirnya fitur Augmented Reality Head-Up Display (AR-HUD) yang interaktif. Teknologi ini memproyeksikan informasi navigasi dan data kendaraan langsung ke kaca depan, sehingga pengemudi tetap bisa fokus menatap jalan. Selain itu, fitur soft close door pada keempat pintu menambah kesan eksklusif layaknya mobil mewah kelas dunia.

Salah satu inovasi yang paling menarik adalah penggunaan kaca dengan tingkat kegelapan yang dapat diatur secara elektronik berbasis AI. Penumpang tidak perlu lagi menggunakan tirai manual karena sistem kecerdasan buatan akan menyesuaikan intensitas cahaya yang masuk ke kabin. Bahkan untuk urusan akomodasi, bagasi belakangnya sanggup menampung hingga enam koper berukuran 24 inci meski semua kursi terisi.

Performa Jarak Jauh dan Teknologi Otonom Level 4

Xpeng menyediakan dua pilihan sistem penggerak untuk model ini, yaitu Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extender Electric Vehicle (REEV). Untuk varian listrik murni, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 750 km dalam sekali pengisian daya penuh. Sementara itu, varian REEV menawarkan fleksibilitas luar biasa dengan total jarak tempuh kombinasi mencapai 1.585 km.

Keunggulan utama SUV listrik Xpeng GX terletak pada arsitektur SEPA 3.0 yang menjadi tulang punggung sistem elektroniknya. Kendaraan ini dibekali dengan empat chip AI Turing yang memiliki daya komputasi fantastis mencapai 3.000 TOPS. Kekuatan pemrosesan data yang masif ini memungkinkan sistem VLA 2.0 bekerja dengan sangat presisi dalam berbagai kondisi jalan.

Dukungan perangkat keras tersebut disiapkan untuk mengakomodasi teknologi otonom level 4 yang memungkinkan mobil berkendara sendiri tanpa intervensi manusia di area tertentu. Tidak hanya cerdas dalam berpikir, sistem kemudinya pun sudah mengadopsi teknologi canggih untuk memastikan stabilitas berkendara. Dengan segala fitur tersebut, Xpeng GX bukan sekadar SUV berbadan besar, melainkan sebuah komputer berjalan yang menawarkan kemewahan tanpa kompromi.