Uptodai.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir ajak petinggi AFF kulineran saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Medan, Sumatra Utara baru-baru ini. Momen santai tersebut menjadi ajang diplomasi penting untuk memperkuat posisi sepak bola Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Erick menjamu Presiden AFF, Mayor Jenderal Khiev Sameth, serta Sekretaris Jenderal AFF, Winston Lee dengan hidangan lokal yang autentik. Mereka menikmati kelezatan kuliner legendaris Bihun Bebek Asie yang sudah sangat tersohor bagi masyarakat Medan maupun wisatawan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Erick membagikan kehangatan suasana makan siang yang penuh dengan diskusi berbobot tersebut. Pertemuan ini bukan sekadar jamuan biasa, melainkan langkah strategis untuk membangun visi bersama demi kemajuan prestasi sepak bola regional.

Diplomasi Meja Makan untuk Kemajuan Sepak Bola ASEAN

Diskusi di sela-sela menikmati bihun bebek tersebut membawa misi besar bagi perkembangan kompetisi di kawasan Asia Tenggara. Erick menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara anggota agar tim-tim ASEAN mampu bersaing lebih kompetitif di level Asia yang lebih luas.

Salah satu poin krusial yang menjadi pembahasan adalah rencana penyelenggaraan turnamen baru yang lebih bergengsi. Erick mengusulkan adanya kompetisi yang bekerja sama langsung dengan FIFA untuk mengisi jadwal FIFA Matchday di wilayah Asia Tenggara.

Langkah inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta jam terbang para pemain dari negara-negara ASEAN di kancah internasional. Dengan sinergi yang kuat, federasi berharap negara-negara di kawasan ini tidak lagi hanya menjadi pelengkap dalam turnamen besar tingkat benua.

Kesiapan Medan Menjadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026

Pertemuan hangat antara petinggi PSSI dan AFF ini juga menjadi sinyal kuat kesiapan Indonesia menyambut gelaran Piala AFF U-19 2026. Kota Medan telah ditunjuk secara resmi sebagai pusat penyelenggaraan turnamen bergengsi kelompok umur yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

Pemerintah daerah bersama PSSI telah menyiapkan tiga stadion utama untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian pertandingan. Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing kini terus bersolek demi memberikan pelayanan terbaik bagi tim tamu.

Turnamen ini rencananya akan bergulir mulai tanggal 1 hingga 14 Juni 2026 dengan persaingan yang diprediksi akan sangat ketat. Kehadiran petinggi AFF di Medan sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendukung telah memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh federasi.

Peta Persaingan dan Ambisi Garuda Muda Pertahankan Gelar

Timnas Indonesia U-20 yang berstatus sebagai juara bertahan akan memulai perjuangan berat mereka dari Grup A. Skuad Garuda Muda harus bersaing dengan tim-tim kuat seperti Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar untuk mengamankan tiket ke babak semifinal.

Sementara itu, persaingan di Grup B diprediksi tidak kalah sengit karena mempertemukan rival klasik antara Thailand dan Malaysia. Singapura serta Brunei Darussalam juga siap memberikan kejutan di grup ini, yang membuat peta persaingan semakin sulit ditebak.

Grup C melengkapi peta kekuatan turnamen dengan kehadiran Australia sebagai salah satu kandidat kuat juara edisi kali ini. Tim Negeri Kanguru tersebut akan ditantang oleh Kamboja dan Filipina yang terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan pemain muda mereka.