Uptodai.com - Kasus tragis mengenai pembantu gasak brankas majikan senilai Rp2,8 miliar kini tengah menjadi sorotan publik internasional. Raguindin Alma Bassig (47), seorang asisten rumah tangga asal Filipina, tega mengkhianati kepercayaan majikannya yang telah mempekerjakannya selama hampir sepuluh tahun di Singapura. Dengan memanfaatkan kelengahan sang majikan, ia secara bertahap menguras isi brankas yang berisi uang tunai berbagai mata uang asing serta perhiasan mewah.

Aksi nekat ini bermula ketika Raguindin menemukan kunci brankas tersembunyi di dalam saku mantel di lemari pakaian korban. Sejan Januari hingga Desember 2022, ia mulai mengambil uang tunai dan perhiasan berharga seperti koleksi Van Cleef & Arpels saat rumah dalam keadaan kosong. Total kerugian pada fase pertama pencurian tersebut ditaksir mencapai puluhan ribu dolar Singapura.

Setiap kali mendapatkan jatah cuti untuk pulang ke Filipina, Raguindin membawa hasil jarahannya untuk dicairkan di kampung halamannya. Uang hasil kejahatan tersebut ia gunakan untuk membeli aset mewah seperti unit apartemen, kendaraan pribadi, hingga lahan pertanian yang luas. Gaya hidup barunya di Filipina ini dibiayai sepenuhnya dari keringat majikan yang telah menaruh kepercayaan penuh kepadanya.

Tidak berhenti di situ, aksi kriminal ini berlanjut pada Juni 2024 dengan nilai jarahan yang jauh lebih fantastis. Kali ini, ia membawa kabur satu set perhiasan berlian princess-cut senilai S$18.000 beserta emas dan batu giok berharga lainnya. Semua barang mewah tersebut kembali diselundupkan ke Filipina untuk menambah daftar investasi properti pribadinya.

Bagaimana Aksi Pencurian Ini Akhirnya Terbongkar?

Kecurigaan korban baru muncul pada akhir tahun 2025 ketika menyadari adanya selisih uang di dalam brankasnya. Untuk membuktikan kecurigaannya, korban akhirnya memasang kamera dengan sensor gerak di dalam kamar tidurnya pada Mei 2026. Benar saja, kamera tersembunyi tersebut berhasil merekam aksi licik Raguindin yang sedang menggeledah lemari pakaian majikannya.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Di pengadilan Singapura, tindakan pencurian oleh pekerja domestik dianggap sebagai pelanggaran hukum yang sangat serius karena mencederai hubungan saling percaya. Hakim Distrik Koo Zhi Xuan menegaskan bahwa hukuman penjara yang berat sangat diperlukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku lainnya. Hingga saat ini, seluruh aset mewah yang dibeli pelaku di Filipina belum berhasil disita atau dikembalikan kepada korban.

Pentingnya Menjaga Keamanan Barang Berharga di Rumah

Belajar dari kasus ini, para pemilik rumah diimbau untuk tidak menyimpan kunci brankas di tempat yang mudah dijangkau oleh siapa pun. Penggunaan teknologi pengawasan modern seperti kamera CCTV pintar kini menjadi kebutuhan mutlak untuk memantau area sensitif. Selain itu, melakukan pemeriksaan berkala terhadap barang berharga dapat mencegah kerugian yang menumpuk dalam jangka panjang.

Pentingnya Rekam Jejak dan Pengawasan ART

Banyak ahli menyarankan agar majikan selalu melakukan latar belakang pemeriksaan yang ketat sebelum mempekerjakan asisten rumah tangga baru. Meskipun hubungan kerja sudah berlangsung lama, batasan profesional dan privasi area pribadi tetap harus dijaga dengan ketat. Hal ini penting untuk meminimalkan godaan moral yang mungkin timbul akibat adanya kesempatan di dalam rumah tangga.