Uptodai.com - Konser amal yang diselenggarakan oleh band legendaris Slank di Pantai Mertasari, Sanur, Bali, menjadi sorotan utama pekan ini, tidak hanya sebagai ajang hiburan tetapi juga gerakan sosial yang masif. Puncak dari aksi kemanusiaan tersebut adalah pelelangan sebuah Motor Listrik Vespa Kaka Slank, yang hasilnya akan didonasikan sepenuhnya untuk membantu korban bencana banjir di Sumatra.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Slank untuk selalu sigap terhadap isu kemanusiaan dan bencana alam yang melanda Tanah Air. Sebelumnya, seluruh hasil penjualan tiket konser juga telah dialokasikan untuk kegiatan sosial, namun Kaka memilih langkah yang lebih personal dan bernilai historis dengan melelang koleksi pribadinya.

Motor Listrik Vespa Kaka Slank Dibuka dengan Harga Fantastis

Vespa berwarna biru yang dilelang oleh vokalis bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji ini bukanlah kendaraan biasa. Motor klasik tersebut telah melalui proses konversi menjadi kendaraan listrik, menjadikannya perpaduan unik antara nostalgia dan teknologi ramah lingkungan yang tengah populer.

Motor yang diduga kuat merupakan model Vespa Acma tahun 1955 ini dikonversi oleh Elders Garage, sebuah bengkel modifikasi ternama yang sering bekerja sama dengan Slank. Kendaraan ini juga dihiasi logo Slank, menambah nilai koleksi yang signifikan bagi para penggemar fanatik atau yang dikenal sebagai Slankers.

Kaka menetapkan harga pembukaan lelang yang cukup menarik perhatian, yakni Rp75 juta. Angka ini diharapkan mampu memicu persaingan positif di kalangan kolektor maupun masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam upaya pemulihan pascabencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.

Simbol Perjalanan 40 Tahun Slank dan Empati Kemanusiaan

Nilai emosional Vespa ini semakin tinggi karena dibeli Kaka pada tahun 2023, bertepatan dengan perayaan 40 tahun perjalanan Slank di kancah musik nasional. Motor ini menjadi simbol dedikasi panjang Slank terhadap musik, sekaligus kepedulian sosial yang selalu mereka junjung tinggi.

Kaka menegaskan bahwa aksi ini lahir dari empati mendalam terhadap kesulitan yang dialami saudara sebangsa. “Di tengah bencana dan kesusahan yang terjadi, kami diingatkan ada saudara yang membutuhkan bantuan,” ujar Kaka saat jumpa pers di Denpasar, Bali, pada Senin, 29 Desember 2025.

Tidak hanya Kaka, personel Slank lainnya juga ikut menyumbangkan barang berharga mereka. Ivan, basis Slank, diketahui akan melelang gitar bas kesayangannya, sementara Ridho juga turut menyumbangkan gitar yang sering ia gunakan dalam berbagai penampilan panggung.

Antusiasme Tinggi Slankers di Momen Ulang Tahun Ke-42

Konser amal ini memiliki makna ganda karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-42 Slank yang jatuh pada 26 Desember 2025. Momen perayaan ini dimanfaatkan Slank untuk menyebarkan pesan positif dan semangat gotong royong kepada seluruh penggemarnya.

Muhammad Suryo, penyelenggara konser yang akrab disapa Haji Suryo, memperkirakan bahwa antusiasme penonton sangat tinggi. Ia memprediksi jumlah penonton yang hadir di Pantai Mertasari bisa mencapai 10 ribu orang, mengingat kapasitas area konser yang mencapai sekitar 15 ribu penonton.

Dengan harga tiket yang dipatok cukup terjangkau, hanya Rp75 ribu per orang, acara ini sukses menjaring partisipasi luas dari Slankers dan masyarakat umum. Seluruh dana yang terkumpul, baik dari tiket maupun hasil lelang Motor Listrik Vespa Kaka Slank dan instrumen musik lainnya, akan disalurkan untuk meringankan beban korban banjir di wilayah Sumatra yang terdampak parah.