Uptodai.com - Novel Leonardo Waketum AFI resmi mengemban amanah baru untuk memajukan industri olahraga tanah air melalui Kongres Biasa 2026. Penunjukan ini menandai babak baru dalam struktur kepengurusan organisasi yang kini resmi berganti nama menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat posisi futsal sebagai olahraga prestasi yang memiliki basis massa sangat besar di tanah air.

Dalam forum tertinggi yang berlangsung di Jakarta tersebut, Novel menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi olahraga ini dari tingkat bawah. Ia melihat adanya peluang besar yang belum tergarap maksimal pada sektor pembinaan usia dini. Menurutnya, ekosistem futsal Indonesia saat ini sudah memiliki modal yang lebih dari cukup untuk bersaing di kancah internasional.

Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I AFI ini menyatakan bahwa optimalisasi ekosistem adalah kunci utama. Ia percaya bahwa sinergi antara pengurus pusat dan daerah akan mempercepat akselerasi prestasi. Kehadiran Novel dalam struktur organisasi diharapkan membawa angin segar bagi tata kelola futsal yang lebih profesional dan transparan.

Visi Besar Pengembangan Grassroots Futsal Indonesia

Fokus utama Novel Leonardo ke depan adalah memperkuat sistem grassroots futsal Indonesia yang dinilai sangat potensial. Ia mengamati bahwa antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini sudah tumbuh subur sejak level sekolah menengah. Fenomena ini menjadi indikator kuat bahwa futsal bukan sekadar hobi, melainkan budaya yang melekat di kalangan remaja.

Novel menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan agar talenta muda tidak layu sebelum berkembang. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin merata, jalur akar rumput menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar lagi. Ia ingin memastikan setiap bakat di pelosok daerah memiliki kesempatan yang sama untuk terpantau oleh tim nasional.

Aksesibilitas lapangan futsal yang kini mudah ditemui di berbagai sudut kota hingga desa menjadi sinyal positif. Kondisi ini memudahkan organisasi untuk menggulirkan berbagai kompetisi usia dini secara masif. Novel optimistis bahwa kemudahan akses ini akan mempercepat lahirnya generasi emas futsal Indonesia di masa depan.

Futsal Sebagai Proyek Strategis Nasional

Dalam pandangannya, pembinaan futsal akar rumput harus bertransformasi menjadi sebuah proyek strategis negara yang terintegrasi. Novel memberikan komparasi menarik dengan keberhasilan India dalam membangun infrastruktur kriket di setiap sudut wilayahnya. Indonesia diharapkan mampu menduplikasi semangat tersebut dengan menjadikan lapangan futsal sebagai pusat kegiatan positif pemuda.

Ia menilai secara genetik masyarakat Indonesia sangat cocok dengan karakteristik permainan futsal yang mengandalkan kecepatan dan teknik. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas yang merata menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan kualitas pemain secara kolektif. AFI akan berupaya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan sarana pendukung tersebut.

Selain aspek teknis, Novel juga menyoroti pentingnya edukasi bagi para pelatih di tingkat akar rumput. Kualitas pemain sangat bergantung pada kualitas pelatih yang membimbing mereka di tahap awal. Program sertifikasi dan pelatihan pelatih akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari agenda kerja kepengurusan AFI periode ini.

Transformasi Organisasi dan Struktur Baru AFI

Perubahan nama dari Federasi Futsal Indonesia menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) membawa semangat pembenahan internal yang total. Perubahan identitas ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbol penguatan arah organisasi ke depan. AFI kini lebih fokus pada penguatan koordinasi antarwilayah untuk menciptakan kompetisi yang lebih kompetitif.

Struktur baru AFI juga memperlihatkan komposisi kepengurusan yang lebih solid untuk periode 2024-2028. Selain Novel Leonardo di posisi Wakil Ketua Umum I, posisi Wakil Ketua Umum II tetap dipercayakan kepada M Attamimi Halilintar. Kolaborasi tokoh-tokoh ini diharapkan mampu menyatukan berbagai kepentingan demi kemajuan futsal nasional.

Penambahan posisi wakil ketua umum ini bertujuan untuk membagi beban kerja organisasi yang semakin kompleks. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap bidang diharapkan bisa bekerja lebih fokus dan terukur. Transformasi ini menjadi langkah awal bagi AFI untuk membawa Timnas Futsal Indonesia menembus panggung dunia secara konsisten.