9 Negara Kualitas Hidup Terbaik Asia Tenggara 2026, RI No Berapa?
Uptodai.com - Singapura kembali dinobatkan sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik di Asia Tenggara pada tahun 2026 menurut laporan terbaru. Negara singa ini bahkan sukses menembus peringkat ketujuh dalam daftar global yang dirilis oleh US News & World Report. Keberhasilan ini membuktikan dominasi Singapura yang sulit digoyahkan oleh negara tetangga lainnya di kawasan ASEAN.
Faktor Keunggulan Singapura di Kancah Global
Berdasarkan data Seasia Stats, keunggulan Singapura ditopang oleh sistem layanan kesehatan kelas dunia dan tingkat keamanan yang sangat tinggi. Selain itu, infrastruktur modern serta peluang ekonomi yang melimpah menjadi daya tarik utama bagi ekspatriat global. Faktor-faktor inilah yang membuat standar hidup di negara kota tersebut melesat jauh melampaui rata-rata regional.
Persaingan Ketat Malaysia dan Thailand
Di posisi kedua kawasan, Malaysia berhasil mengamankan peringkat ke-37 secara global berkat stabilitas ekonomi yang terus membaik. Sementara itu, Thailand menyusul di peringkat ketiga Asia Tenggara atau posisi ke-42 di tingkat dunia. Kedua negara ini terus bersaing ketat dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik dan menarik investasi asing langsung.
Bagaimana dengan Posisi Indonesia?
Meskipun belum berhasil menembus posisi tiga besar regional, Indonesia terus berbenah melalui pembangunan infrastruktur masif dan akselerasi digitalisasi ekonomi. Namun, tantangan besar seperti pemerataan akses kesehatan dan kualitas pendidikan berkualitas masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Upaya reformasi struktural diharapkan mampu mendongkrak posisi Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Penilaian kualitas hidup oleh lembaga riset dunia ini didasarkan pada survei global yang melibatkan puluhan ribu responden dari berbagai latar belakang. Indikator utama yang dinilai mencakup keterjangkauan biaya hidup, stabilitas politik, pasar kerja, hingga keramahan lingkungan keluarga. Hasil pemeringkatan ini menjadi cermin sekaligus bahan evaluasi penting bagi negara berkembang di Asia Tenggara.