Thomas Partey Absen Piala Dunia 2026 Bela Ghana Lawan Panama
Uptodai.com - Kabar buruk menimpa Timnas Ghana setelah gelandang andalan mereka, Thomas Partey absen Piala Dunia 2026 pada laga perdana fase grup kontra Panama. Pertandingan pembuka Grup L tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Toronto, Kanada, pada Rabu, 17 Juni 2026 waktu setempat. Pemain senior berusia 32 tahun tersebut terpaksa gigit jari karena tidak mendapatkan izin masuk ke wilayah Kanada.
Pihak FIFA secara resmi telah mengonfirmasi bahwa permohonan visa Kanada milik pemain Arsenal tersebut ditolak oleh otoritas setempat. Akibatnya, ia tertahan di markas latihan tim nasional Ghana yang berlokasi di Boston, Amerika Serikat. Badan sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa mereka tidak memiliki wewenang untuk mengintervensi kebijakan imigrasi negara tuan rumah.
Tantangan Taktis Carlos Queiroz Tanpa Sang Jenderal Lini Tengah
Kehilangan ini tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih Carlos Queiroz yang sangat mengandalkan kreativitas lini tengah. Absennya sang gelandang membuat Queiroz harus memutar otak guna mencari formula alternatif sebelum peluit sepak mula dibunyikan. Beberapa nama seperti Salis Abdul Samed atau Mohammed Kudus kemungkinan akan ditarik lebih ke dalam untuk mengisi kekosongan tersebut. Strategi ini sangat krusial mengingat Panama dikenal memiliki transisi cepat yang berbahaya.
Laga perdana di turnamen sebesar Piala Dunia selalu krusial untuk menentukan langkah tim di fase gugur berikutnya. Ghana yang tergabung dalam grup kompetitif bersama Inggris dan Kroasia sangat membutuhkan poin penuh sejak awal. Kehilangan sosok pemimpin di lapangan seperti mantan pemain Atletico Madrid ini jelas mengurangi stabilitas permainan The Black Stars. Suporter Ghana kini hanya bisa berharap kolektivitas tim mampu menutupi absennya sang bintang.
Statistik Vital dan Peluang Ghana di Laga Berikutnya
Kontribusi gelandang andalan ini bagi negaranya memang sangat signifikan selama beberapa tahun terakhir. Ia tercatat telah mengoleksi 57 penampilan bersama skuad berjuluk The Black Stars di berbagai kompetisi internasional. Dari total menit bermain sebanyak 4.744 menit, ia sukses menyumbang 10 gol serta delapan assist yang krusial. Catatan impresif inilah yang membuat ketidakhadirannya di lapangan tengah akan sangat terasa.
Meskipun FIFA tidak merinci alasan penolakan visa, publik berspekulasi hal ini berkaitan erat dengan isu hukum masa lalu sang pemain. Kanada memang dikenal memiliki regulasi imigrasi yang sangat ketat terkait latar belakang hukum setiap warga asing. Kendati demikian, asa sang pemain untuk mencicipi atmosfer turnamen empat tahunan ini belum sepenuhnya tertutup rapat. Ghana masih menyisakan dua laga sisa di fase grup yang akan digelar di wilayah Amerika Serikat.
Karena laga berikutnya dimainkan di Amerika Serikat, ia masih berpeluang besar tampil saat Ghana bersua Inggris dan Kroasia. Proses imigrasi ke Amerika Serikat dilaporkan tidak mengalami kendala karena markas latihan mereka memang berada di Boston. Kehadiran sang gelandang di dua laga pamungkas tersebut akan sangat dinantikan untuk mendongkrak mentalitas bertanding rekan-rekannya. Kini, fokus utama tim adalah mengamankan poin dari Panama tanpa kehadiran sang jenderal lapangan tengah.