Saham Xiaomi dan BYD Melesat Berkat Rekor Pengiriman EV
Uptodai.com - Perkembangan pesat bisnis EV Xiaomi kini menjadi motor penggerak baru yang membuat saham perusahaan melonjak tajam di Bursa Hong Kong. Kenaikan ini dipicu oleh optimisme investor setelah raksasa teknologi asal China tersebut melaporkan angka pengiriman kendaraan yang sangat solid sepanjang Juni 2026. Tidak hanya Xiaomi, produsen kendaraan listrik (EV) raksasa lainnya seperti BYD juga mencatatkan pertumbuhan kinerja yang luar biasa.
Pertumbuhan Eksponensial Bisnis EV Xiaomi
Xiaomi melaporkan bahwa pengiriman unit mobil listrik mereka pada bulan Juni kembali berhasil menembus angka 30.000 unit. Pencapaian luar biasa ini menandai bulan ketiga berturut-turut bagi perusahaan dalam mempertahankan volume pengiriman di atas angka tersebut. Berdasarkan analisis dari Citi, total pengiriman kendaraan Xiaomi sejak Januari hingga Juni 2026 kini telah melampaui angka 180.000 unit.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa diversifikasi produk Xiaomi dari industri ponsel pintar ke otomotif berjalan sangat sukses. Langkah berani ini awalnya diragukan banyak pihak mengingat ketatnya persaingan pasar EV global saat ini. Namun, dengan integrasi ekosistem teknologi pintar yang matang, Xiaomi berhasil menarik minat konsumen kelas menengah ke atas dengan cepat.
Angka pengiriman semester pertama tersebut setara dengan 33 persen dari total target tahunan Xiaomi yang dipatok sebesar 550.000 unit untuk tahun 2026. Citi memproyeksikan saham Xiaomi berpotensi kembali menguat pada Agustus mendatang seiring rencana peluncuran SUV mewah terbaru mereka yang dinamai YU9. Kehadiran model baru ini diharapkan mampu mendongkrak margin keuntungan perusahaan secara signifikan di paruh kedua tahun ini.
Dominasi BYD di Pasar Kendaraan Listrik Global
Pasar kendaraan listrik di China sendiri saat ini sedang mengalami fase konsolidasi yang sangat ketat di tengah perang harga. Dukungan insentif pemerintah setempat serta tingginya adopsi teknologi ramah lingkungan menjadi katalis utama pertumbuhan industri ini. Xiaomi memanfaatkan momentum emas ini dengan menawarkan kendaraan yang memiliki konektivitas tinggi dengan perangkat rumah pintar mereka.
Di sisi lain, raksasa EV BYD juga menunjukkan dominasi yang tidak tertandingi dengan membukukan penjualan sebanyak 403.472 unit pada Juni. Angka penjualan tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 382.585 unit. Pencapaian ini semakin memperkokoh posisi BYD sebagai pemimpin pasar kendaraan ramah lingkungan global.
Selain pasar domestik, BYD juga terus gencar melakukan ekspansi ke berbagai negara di Asia Tenggara, Eropa, hingga Amerika Latin. Strategi penetrasi pasar global ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas volume penjualan mereka di tengah fluktuasi ekonomi. Keberhasilan BYD ini sekaligus memberikan tekanan positif bagi kompetitor domestik seperti Xiaomi untuk terus berinovasi.
Prospek Cerah Saham Sektor Otomotif China
Sementara itu, Deutsche Bank mencatat volume penjualan BYD pada kuartal kedua tahun 2026 melonjak hingga 58 persen secara kuartalan menjadi sekitar 1,1 juta unit. Lembaga keuangan tersebut memperkirakan laba bersih kuartalan BYD akan melonjak hingga 145 persen secara kuartalan menjadi 100 miliar yuan. Tren positif ini menunjukkan bahwa industri kendaraan listrik China masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat luas.