Siasat Medis Skuad Tiga Singa di Ketinggian Ekstrem

Uptodai.com - Isu mengenai pemain Timnas Inggris pakai Viagra untuk menghadapi laga krusial kontra Meksiko di Piala Dunia 2026 kini tengah menjadi sorotan hangat. Langkah tidak biasa ini dipertimbangkan demi membantu para pemain beradaptasi dengan ketinggian ekstrem Stadion Azteca yang mencapai lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut. Meskipun terdengar kontroversial, zat aktif dalam obat tersebut diketahui mampu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran oksigen dalam kondisi minim udara.

Regulasi WADA dan Manfaat Ilmiah

Berdasarkan regulasi resmi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) tahun 2026, penggunaan obat ini sepenuhnya legal dan tidak masuk dalam daftar zat terlarang. Tim medis meyakini bahwa penurunan tekanan darah di paru-paru dapat meminimalisir gejala pusing serta kelelahan akut yang sering melanda atlet di dataran tinggi. Manajer Thomas Tuchel dilaporkan sangat serius mencari segala opsi ilmiah demi menjaga kebugaran fisik skuadnya. Hal ini krusial mengingat tipisnya kadar oksigen di Mexico City dapat menurunkan performa fisik hingga dua puluh persen.

Stadion Azteca memang dikenal sebagai salah satu arena paling angker di dunia bagi tim tamu karena faktor geografisnya yang sangat ekstrem. Sejarah mencatat bahwa tim nasional Meksiko hanya menelan dua kekalahan di stadion legendaris ini dalam kurun waktu 56 tahun terakhir. Selain itu, pergerakan bola di dataran tinggi cenderung lebih cepat dan sulit diprediksi oleh penjaga gawang. Skuad Tiga Singa sendiri hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat, yakni dua hari saja setelah mendarat dari Amerika Serikat.

Operasi Senyap dan Pengamanan Ketat FIFA

Selain fokus pada adaptasi fisik, tim kepelatihan Inggris juga menerapkan strategi keamanan tingkat tinggi di luar lapangan hijau. Lokasi hotel tempat menginap Harry Kane dan kawan-kawan di Mexico City kini dirahasiakan rapat-rapat dari publik dan media setempat. Langkah preventif ini diambil guna menghindari aksi teror kebisingan dari suporter tuan rumah yang kerap mengganggu waktu istirahat tim lawan. FIFA bahkan telah memberikan izin khusus untuk memblokir akses jalan di sekitar penginapan demi menjamin ketenangan para pemain.

Sebelum bertolak ke Meksiko, anak asuh Thomas Tuchel sempat kembali ke markas latihan mereka di Kansas City untuk mematangkan taktik pasca kemenangan atas Republik Demokratik Kongo. Tuchel tidak ingin konsentrasi anak asuhnya pecah oleh gangguan non-teknis menjelang babak gugur yang sangat menentukan ini. Dengan tekanan besar untuk membawa pulang trofi, laga babak 16 besar ini dipastikan akan menguji batas fisik dan mental para bintang Liga Inggris. Pertandingan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi waktu Indonesia Barat.