Portugal Gugur di Piala Dunia 2026, Ruben Dias Sebut Layak Menang
Uptodai.com - Langkah tragis harus diterima Cristiano Ronaldo dan kolega setelah Portugal gugur di Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar. Selecao das Quinas dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 oleh rival abadi mereka, Spanyol, dalam laga yang berlangsung dramatis hingga babak perpanjangan waktu. Gol tunggal dari gelandang Spanyol, Mikel Merino, pada menit-menit akhir babak tambahan kedua menjadi pembeda yang sangat menyakitkan bagi skuad asuhan Roberto Martinez.
Meskipun harus angkat kaki lebih cepat, bek tangguh Ruben Dias menegaskan bahwa timnya tidak layak mendapatkan hasil negatif tersebut. Pemain belakang milik Manchester City itu merasa Portugal tampil sangat solid dan mampu mengimbangi dominasi permainan La Roja sepanjang laga berlangsung. Dias bahkan mengklaim bahwa efektivitas peluang menjadi satu-satunya pembeda dalam laga bertajuk Derbi Iberia yang sangat sengit ini.
Ruben Dias Kecewa dengan Faktor Keberuntungan
“Kami sudah bermain sebagus mungkin, tetapi kami gagal memenangkan pertandingan krusial ini,” ujar Ruben Dias dengan nada kecewa kepada media. Menurutnya, ini adalah salah satu performa terbaik Portugal saat menghadapi Spanyol karena mereka berhasil menciptakan beberapa peluang emas di depan gawang. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat mereka harus membayar mahal kegagalan tersebut di akhir laga.
Lebih lanjut, Dias juga memuji kualitas Spanyol yang memang diunggulkan sebagai salah satu kandidat kuat peraih trofi juara Piala Dunia edisi kali ini. Namun, ia tetap bersikeras bahwa secara kolektif permainan Portugal sama sekali tidak kalah kelas dari tim matador tersebut. Keberuntungan tampaknya lebih berpihak pada Spanyol yang mampu memaksimalkan satu kelengahan di lini pertahanan Portugal.
Catatan Buruk Portugal di Turnamen Mayor
Kekalahan menyakitkan ini sekaligus memperpanjang tren negatif Portugal yang selalu kesulitan melangkah jauh dalam beberapa edisi terakhir turnamen mayor sepak bola dunia. Pada edisi 2018 di Rusia, langkah Selecao juga harus terhenti di fase yang sama setelah ditumbangkan oleh Uruguay. Sementara pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka hanya mampu melaju hingga babak perempat final sebelum dikejutkan oleh Maroko.
Kegagalan beruntun ini tentu memicu spekulasi besar mengenai masa depan generasi emas Portugal, termasuk masa depan Cristiano Ronaldo di level internasional. Publik kini mulai mempertanyakan efektivitas strategi pelatih dalam meramu komposisi pemain bintang yang melimpah di skuad Selecao. Dengan materi pemain kelas dunia, pencapaian di babak 16 besar tentu dianggap sebagai sebuah kegagalan besar bagi publik sepak bola Portugal.