Uptodai.com - Keberhasilan memecahkan rekor Lionel Messi di Piala Dunia kembali membuktikan bahwa sang megabintang belum habis di level tertinggi sepak bola internasional. Satu hari setelah rival abadinya, Cristiano Ronaldo, tersingkir bersama Portugal, Messi justru tampil menggila bersama Argentina. Ia menjadi aktor utama dalam kemenangan dramatis Albiceleste atas Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta.

Laga tersebut berlangsung sangat sengit karena sang juara bertahan sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu dari tim lawan. Namun, mental juara Argentina berbicara lewat aksi magis sang kapten yang memberikan assist matang untuk gol Cristian Romero. Tidak lama kemudian, pemain Inter Miami tersebut mencetak gol penyeimbang sebelum akhirnya Enzo Fernandez mengunci kemenangan dramatis di menit-menit akhir.

Pecahkan Rekor Berusia 56 Tahun Milik Gerd Muller

Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Argentina ke babak perempat final, tetapi juga menobatkan Messi sebagai pemecah sejarah baru. Berdasarkan data dari HITC, Messi kini telah mengoleksi delapan gol hanya dalam lima pertandingan pertama Argentina di Piala Dunia 2026. Catatan luar biasa ini menyamai pencapaian legenda Jerman Barat, Gerd Muller, yang mencetak 10 gol dalam lima laga pertama pada Piala Dunia 1970 silam.

Pencapaian fantastis ini sekaligus menyudahi rekor legendaris yang sebelumnya bertahan kokoh selama lebih dari setengah abad. Dengan tambahan gol tersebut, Messi kini semakin kokoh memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 21 gol dari enam edisi. Ia unggul dari penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe, yang membuntuti di posisi kedua dengan koleksi 19 gol.

Kontras Nasib Tragis Cristiano Ronaldo

Momen bersejarah ini terasa kian dramatis karena terjadi tepat setelah Cristiano Ronaldo dipastikan angkat koper dari turnamen. Langkah kapten Portugal tersebut harus terhenti di babak 16 besar setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol. Kekalahan pahit ini sekaligus menjadi akhir dari perjalanan panjang Ronaldo di panggung Piala Dunia sepanjang kariernya.

Perbedaan nasib kedua megabintang ini kembali memicu perdebatan hangat mengenai siapa yang layak menyandang gelar pemain terbaik sepanjang masa (GOAT). Sementara Ronaldo harus meratapi kegagalan di laga pamungkasnya, Messi justru terus memperpanjang napas Argentina untuk mempertahankan gelar juara. Publik sepak bola kini menanti apakah magis sang kapten mampu membawa Albiceleste kembali mengangkat trofi paling bergengsi di akhir turnamen.

Argentina kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di babak perempat final Piala Dunia 2026. Dukungan penuh dari para suporter di Atlanta menunjukkan betapa besarnya harapan publik kepada skuad asuhan Lionel Scaloni ini. Dengan performa Messi yang sedang berada di puncak, mimpi untuk mempertahankan gelar juara dunia kini terasa sangat realistis bagi publik Buenos Aires.