Bukan Jabodetabek, Ini Wilayah Penyumbang Penjualan Motor Honda
Uptodai.com - Tren penjualan motor Honda di Indonesia menunjukkan pergeseran wilayah kontributor terbesar yang cukup mengejutkan pada paruh pertama tahun 2026. Berbeda dengan pasar mobil yang didominasi kawasan megapolitan, pasar kendaraan roda dua justru mencatatkan angka tertinggi di luar Jabodetabek. Wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta kini menjadi motor penggerak utama bisnis PT Astra Honda Motor (AHM).
Direktur Marketing PT AHM, Octavianus Dwi Putro, menjelaskan bahwa karakteristik konsumen motor sangat berbeda dengan konsumen mobil. Sebagian besar wilayah penyangga ibu kota sebenarnya secara administratif masuk ke dalam provinsi Jawa Barat. Hal inilah yang membuat kontribusi wilayah Jawa Barat dan sekitarnya melesat jauh melampaui wilayah Greater Jakarta secara mandiri.
Pertumbuhan Pesat di Luar Pulau Jawa
Selain pulau Jawa, pertumbuhan ekonomi yang merata di luar pulau Jawa turut memicu lonjakan permintaan unit baru. Wilayah Kalimantan dan Sulawesi kini menjadi pasar yang sangat potensial dan berkembang pesat bagi AHM. Peningkatan daya beli masyarakat di sana didorong oleh stabilitas harga komoditas serta masifnya pembangunan infrastruktur jalan.
Kondisi jalanan daerah yang semakin membaik membuat kebutuhan mobilitas masyarakat meningkat tajam. Motor dinilai sebagai alat transportasi paling efisien dan ekonomis untuk menunjang aktivitas harian di berbagai medan. Hal ini mengubah peta persaingan industri otomotif nasional, di mana komposisi pasar Jawa dan luar Jawa kini menjadi hampir seimbang.
Dominasi Skutik Premium AT High
Sepanjang semester pertama tahun 2026, AHM sukses mencatatkan pertumbuhan penjualan langsung ke konsumen hingga dua digit. Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh segmen skutik premium atau kelas AT High berkapasitas 150 cc ke atas. Beberapa model andalan seperti Honda Vario 160, Stylo, PCX, hingga ADV menjadi primadona baru di tengah masyarakat.
Menariknya, lonjakan ini tidak hanya berasal dari peralihan pengguna mobil ke sepeda motor. Sebagian besar konsumen melakukan peningkatan kelas atau step up dari motor entry-level yang mereka miliki sebelumnya. Selisih harga yang relatif terjangkau antara kelas bawah dan kelas atas menjadi faktor utama yang memicu keputusan pembelian ini.
Sebagai ilustrasi, harga Honda BeAT berada di kisaran Rp 20 jutaan, sementara kasta tertinggi seperti Honda ADV dibanderol sekitar Rp 40 jutaan. Celah harga yang tidak terlalu lebar ini memudahkan konsumen untuk meningkatkan gaya hidup berkendara mereka. Dengan tren positif ini, Honda optimis dapat mempertahankan dominasinya di pasar roda dua tanah air hingga akhir tahun.