Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer setelah transfer Ederson ke Manchester United batal di menit-menit akhir akibat masalah medis. Gelandang andalan Atalanta tersebut sejatinya telah menyepakati nilai transfer sebesar 45 juta euro untuk pindah ke Old Trafford. Namun, kegagalan dalam tes medis tahap kedua di Manchester membuat manajemen Setan Merah memilih mundur dari kesepakatan.

Tim medis Manchester United dilaporkan menaruh perhatian serius pada kondisi lutut kanan pemain asal Brasil tersebut. Pemeriksaan mendalam mendeteksi adanya risiko jangka panjang yang dinilai terlalu berisiko untuk kompetisi seketat Premier League. Padahal, Ederson tampil sangat konsisten sepanjang musim lalu bersama La Dea di bawah asuhan Raffaele Palladino.

Keraguan kubu Setan Merah bersumber dari riwayat cedera yang dialami Ederson pada Agustus tahun lalu. Pemain berusia 27 tahun itu sempat menjalani operasi artroskopi untuk mengatasi masalah meniskus pada lutut kanannya. Meskipun ia berhasil pulih dan bermain reguler setelahnya, tim medis United tetap melihat adanya potensi kerentanan di masa depan.

Di sisi lain, Atalanta sangat yakin bahwa gelandang andalan mereka berada dalam kondisi fisik yang sepenuhnya bugar. Keyakinan ini didasari oleh catatan 3.169 menit bermain yang dibukukan Ederson di semua kompetisi musim lalu. Ia bahkan tampil dalam 30 pertandingan Serie A serta sembilan laga di Liga Champions tanpa kendala berarti. Perbedaan penilaian medis inilah yang akhirnya menciptakan jalan buntu bagi kedua belah pihak.

Kebijakan Transfer Ketat Manchester United

Langkah tegas yang diambil oleh Manchester United ini menunjukkan perubahan drastis dalam kebijakan transfer klub. Di bawah manajemen baru, Setan Merah kini jauh lebih berhati-hati dalam merekrut pemain dengan riwayat cedera demi menghindari kerugian finansial. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh pengalaman buruk masa lalu di mana beberapa pemain baru justru sering menghuni ruang perawatan. Kini, United dilaporkan langsung mengalihkan bidikan mereka ke target alternatif untuk memperkuat sektor lini tengah.

Tantangan Fisik Premier League yang Intens

Kompetisi Premier League memang terkenal dengan intensitas fisik yang sangat tinggi dan jadwal pertandingan yang padat. Hal ini menuntut setiap pemain baru memiliki ketahanan fisik yang sempurna tanpa adanya riwayat cedera kronis yang mengkhawatirkan. Ederson sendiri kini dipastikan tetap bertahan di Bergamo mengingat kontraknya bersama Atalanta masih tersisa hingga tahun 2027 mendatang.