Uptodai.com - Laga lanjutan Liga Italia yang mempertemukan Sassuolo melawan Parma di Stadion Mapei, Reggio Emilia, berakhir imbang 1-1, Sabtu (3/1/2025). Dalam pertandingan tersebut, bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes Tampil Menyerang, menunjukkan inisiatif tinggi untuk membantu lini serang timnya.

Sayangnya, Sassuolo harus puas berbagi poin setelah keunggulan cepat mereka berhasil disamakan oleh tim tamu. Hasil ini terasa kurang maksimal bagi skuad Neroverdi yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka sebetulnya tampil cukup dominan sejak peluit awal dibunyikan.

Meskipun demikian, Parma menunjukkan pertahanan solid dan efektivitas serangan balik yang membuat lini belakang Sassuolo bekerja keras sepanjang 90 menit. Intensitas duel di lini tengah menjadi kunci utama dalam memperebutkan kendali permainan.

Babak Pertama Penuh Drama dan Gol Cepat

Permainan agresif anak asuh Fabio Grosso langsung membuahkan hasil pada menit ke-12. Kesabaran Sassuolo dalam mengurung pertahanan lawan akhirnya terbayar tuntas. Sebastian Walukiewicz mengirimkan umpan silang akurat yang sukses disambar sundulan keras Kristian Thorstvedt, menaklukkan kiper Parma.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan kurang dari 15 menit. Kelengahan fatal terjadi di lini belakang Sassuolo saat mereka mencoba membangun serangan dari bawah. Kesalahan umpan dimanfaatkan dengan sempurna oleh Parma untuk melancarkan serangan kilat.

Penyerang Parma, Mateo Pellegrino, langsung merebut bola dan melepaskan tembakan terarah yang tidak mampu dihalau oleh Arijanet Muric pada menit ke-24. Jay Idzes yang mencoba menutup ruang tembak Pellegrino gagal menjangkau bola, sehingga skor pun berubah menjadi 1-1.

Kontribusi Menyerang Jay Idzes

Setelah gol penyeimbang, tensi pertandingan meningkat drastis. Duel sengit banyak terjadi di lini tengah, namun Sassuolo terus berusaha mencari celah. Jay Idzes, yang biasanya fokus menjaga pertahanan, beberapa kali terlihat aktif melakukan penetrasi ke depan.

Bek tengah ini bahkan sempat maju hingga ke sisi kiri lapangan, bertindak layaknya seorang gelandang sayap tambahan. Inisiatif ini menunjukkan betapa besar keinginan Sassuolo untuk memecah kebuntuan dan mengamankan tiga poin di kandang.

Meskipun demikian, rapatnya barisan pertahanan Parma membuat setiap upaya Kontribusi Menyerang Jay Idzes dan rekan-rekannya mentah di sepertiga akhir lapangan. Minimnya ruang tembak membuat kedua tim harus puas mengakhiri babak pertama dengan skor imbang.

Serangan Bertubi-tubi di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Parma sempat mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Mateo Pellegrino kembali mengancam, tetapi Muric tampil sigap mengamankan gawangnya dari ancaman kebobolan. Sassuolo kemudian merespons dengan tekanan balik yang lebih intensif.

Peluang emas didapatkan Josh Doig di dalam kotak penalti. Seluruh publik tuan rumah sempat menahan napas ketika sepakan kerasnya dilepaskan. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak kepada Neroverdi karena bola hanya membentur tiang kiri gawang Parma, membuang kesempatan emas.

Penyelamatan Krusial Arijanet Muric

Parma tidak tinggal diam menghadapi gempuran Sassuolo. Mereka berhasil keluar dari tekanan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya melalui serangan balik cepat. Pontus Almqvist menjadi ancaman utama bagi pertahanan tuan rumah.

Pada menit ke-79, sundulan Almqvist nyaris mengubah Hasil Liga Italia Sassuolo menjadi kekalahan bagi tuan rumah. Beruntung, Arijanet Muric menunjukkan refleks luar biasa dengan melakukan penyelamatan gemilang, menepis bola keluar lapangan. Penampilan apik Muric memastikan bahwa Sassuolo tetap mendapatkan satu poin di kandang.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tidak berubah. Hasil ini menempatkan Sassuolo di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan raihan 23 poin. Posisi tersebut masih rawan tergusur, mengingat beberapa pesaing terdekat seperti Atalanta dan Udinese belum memainkan pertandingan mereka pekan ini.