Uptodai.com - Musim balap 2025 menjadi penanda penting dalam sejarah balap motor dunia. Dominasi Marc Marquez di MotoGP akhirnya mencapai puncaknya setelah ia sukses mengamankan gelar juara dunia kelas utama yang ketujuh, sekaligus menjadi titel kesembilan sepanjang karier profesionalnya. Pencapaian luar biasa ini diraih Marquez pada usia 32 tahun, sebuah usia matang yang membuktikan kejeniusan dan adaptabilitasnya bersama tim barunya, Ducati Lenovo.

Koleksi gelar tersebut secara otomatis menempatkan pembalap berjuluk The Baby Alien ini sejajar dengan legenda hidup, Valentino Rossi. Kedua pembalap super ini kini memiliki koleksi trofi yang identik, yaitu tujuh gelar di kelas premier (MotoGP/500cc), satu di kelas menengah (Moto2/250cc), dan satu di kelas ringan (125cc). Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan simbol rivalitas abadi yang kini memasuki babak baru, di mana Marquez siap melangkahi catatan sang rival.

Dominasi Marc Marquez Samai Koleksi Gelar Rossi

Marquez kini berdiri di ambang sejarah yang sangat eksklusif. Untuk melampaui Rossi, ia hanya membutuhkan satu trofi tambahan di kelas mana pun. Namun, fokus utama Marquez tentu saja adalah memecahkan rekor di panggung tertinggi. Jika ia mampu meraih gelar ke-8 di kelas premier, ia akan meninggalkan Rossi dan menyamai catatan abadi milik Giacomo Agostini.

Agostini, yang merupakan ikon balap era 60-an dan 70-an, memegang rekor delapan gelar di kelas utama. Dengan performa solid Marquez di usia 32 tahun, peluang untuk menyamai Agostini dan mengukir gelar ke-10 secara keseluruhan pada MotoGP 2026 tampak sangat realistis. Ini menjadi motivasi terbesar bagi pembalap Spanyol tersebut, terutama mengingat persaingan sengit yang pernah terjadi antara dirinya dan The Doctor.

Ancaman Nyata Rekor Juara Tertua dan Kemenangan Beruntun

Bukan hanya koleksi gelar juara dunia total yang bisa dilampaui Marquez. Ada beberapa catatan spesifik milik Rossi yang juga berada dalam bahaya serius. Salah satu rekor yang paling realistis untuk dipecahkan adalah menjadi pembalap tertua yang sukses mempertahankan titel juara dunia.

Saat ini, Rossi memegang rekor sebagai juara bertahan beruntun tertua, ketika ia merebut gelar pada usia 29 hingga 30 tahun. Apabila Marquez berhasil mempertahankan performanya dan kembali menjadi juara dunia pada 2026, ia akan melakukannya di usia 33 tahun. Pencapaian ini akan secara resmi menobatkannya sebagai juara bertahan tertua, sebuah bukti ketahanan fisik dan mental di era balap modern yang sangat menuntut.

Rekor Kemenangan Valentino Rossi Terancam Nyata

Catatan lain yang menjadi target utama Marquez adalah rapor kemenangan Grand Prix di seluruh kelas. Rossi saat ini memimpin dengan total 115 kemenangan Grand Prix. Sementara itu, Marquez sudah mengoleksi 99 kemenangan di seluruh kelas, yang berarti ia hanya butuh 16 kemenangan lagi untuk mencapai angka 115.

Jika dirinci lebih lanjut di kelas utama, Rossi memenangkan 89 balapan, berbanding 73 kemenangan yang sudah dikantongi Marquez. Artinya, Marquez perlu memenangkan 16 balapan kelas premier untuk menyamai rekor Rossi tersebut. Mengingat kalender MotoGP modern yang rata-rata memiliki lebih dari 20 balapan per musim, target 16 kemenangan dalam satu atau dua musim ke depan bukanlah hal yang mustahil bagi pembalap sekaliber Marquez.

Catatan Abadi The Doctor yang Sulit Didekati

Meskipun Marquez memiliki peluang besar untuk melampaui koleksi gelar dan kemenangan Rossi, terdapat beberapa Catatan Abadi The Doctor yang rasanya akan sangat sulit, bahkan mustahil, untuk disamai. Rekor ini lebih berkaitan dengan durasi karier dan konsistensi yang luar biasa.

Rossi memegang rekor untuk jumlah Grand Prix yang paling banyak diikuti, sebuah angka yang mencapai lebih dari 430 balapan. Selain itu, Rossi juga memegang rekor untuk rentang waktu terlama antara kemenangan Grand Prix pertamanya dan yang terakhir. Konsistensi Rossi yang mampu bersaing di level tertinggi selama lebih dari dua dekade, melintasi era mesin 500cc dua-tak hingga MotoGP 1000cc empat-tak, merupakan warisan yang sulit tertandingi. Rekor-rekor terkait umur panjang karier ini mungkin akan tetap menjadi milik Rossi, bahkan jika Marquez berhasil memecahkan rekor jumlah gelar di kelas premier.