Xabi Alonso Geram Lihat Konflik Vinicius Jr vs Diego Simeone
Uptodai.com - Laga semifinal Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Atletico Madrid menyajikan drama bukan hanya di dalam lapangan, tetapi juga memicu ketegangan hebat antara pemain dan pelatih, terutama dalam insiden Vinicius Jr vs Diego Simeone.
Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas rival sekota mereka di King Abdullah Sport City, Jeddah. Gol dari Federico Valverde dan Rodrygo memastikan langkah Los Blancos ke final, namun sorotan pasca-pertandingan justru tertuju pada perselisihan panas di pinggir lapangan.
Momen Panas di Pinggir Lapangan
Ketegangan memuncak menjelang akhir babak kedua, tepatnya pada menit ke-80, ketika Vinicius Junior ditarik keluar untuk digantikan oleh Arda Guler. Saat pemain sayap asal Brasil itu berjalan menuju bangku cadangan, ia terlibat adu mulut sengit dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.
Simeone, yang dikenal dengan julukan El Cholo, tampak melontarkan kalimat provokatif yang ditujukan langsung kepada Vinicius. Berdasarkan rekaman video yang beredar, Simeone menyinggung masa depan Vinicius di Santiago Bernabeu, memanfaatkan isu transfer yang belakangan santer terdengar.
“Vini, Vini… Florentino akan menyingkirkanmu, ingat aku sudah bilang padamu!” demikian ucapan Simeone yang dilaporkan ditujukan kepada Vinicius Jr. Pernyataan ini jelas menyulut emosi sang pemain, mengingat rumor tentang kemungkinan pintu keluar Real Madrid memang sempat menjadi bahan perbincangan media.
Vinicius Jr merespons keras provokasi tersebut, memicu keributan kecil di area teknis kedua tim. Situasi memanas hingga memaksa staf pelatih dan bahkan Xabi Alonso, yang berada di bangku cadangan Real Madrid, turun tangan untuk meredakan situasi. Wasit yang bertugas akhirnya memberikan kartu kuning kepada Vinicius Jr dan Diego Simeone sebagai hukuman atas ketegangan yang terjadi.
Xabi Alonso Pasang Badan Bela Vinicius
Setelah insiden Vinicius Jr vs Diego Simeone yang mencoreng sportivitas, juru taktik Real Madrid, Xabi Alonso, angkat bicara. Xabi Alonso Bela Vinicius dengan tegas dan tidak menyembunyikan rasa tidak sukanya terhadap perilaku Simeone yang dianggap melampaui batas.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Alonso menyampaikan kritik pedas terhadap El Cholo. Ia menekankan pentingnya rasa hormat antar sesama profesional di lapangan hijau. “Saya berusaha menghormati pemain tim lawan dan biasanya saya tidak berbicara dengan mereka. Saya tidak menyukai sikap itu,” ujar Alonso, menyindir upaya Simeone mengganggu mental pemain lawan.
Bagi Alonso, seorang pelatih seharusnya fokus pada timnya sendiri dan menjaga etika di area teknis. Ia menilai tindakan Simeone tersebut sebagai upaya mencederai sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam pertandingan sekelas El Derbi Madrileno.
Sindiran Berlanjut di Media Sosial
Ketegangan ternyata tidak berhenti di lapangan. Vinicius Jr melanjutkan perseteruan ini di media sosial setelah pertandingan usai. Ia tampak memberikan sindiran telak kepada pelatih asal Argentina tersebut melalui akun Instagram pribadinya.
Vinicius mengomentari sebuah postingan dengan kalimat singkat namun menusuk: “Simeone telah kalah dalam pertandingan knockout lainnya.” Komentar ini merujuk pada rekor buruk Atletico Madrid di bawah asuhan Simeone dalam kompetisi sistem gugur, terutama saat berhadapan dengan Real Madrid.
Insiden ini menambah daftar panjang perseteruan antara dua klub raksasa ibu kota Spanyol tersebut. Tindakan provokatif Simeone, meskipun sering dianggap sebagai bagian dari ‘mind games’ khasnya, kali ini dinilai banyak pihak, termasuk Xabi Alonso, sebagai langkah yang tidak etis dan merusak fokus pertandingan.
Hal ini menunjukkan bahwa rivalitas Real Madrid dan Atletico Madrid tidak hanya terjadi di antara para pemain di lapangan, tetapi juga merembet ke bangku cadangan, menciptakan atmosfer yang sangat panas dan penuh drama di setiap pertemuan mereka.