Uptodai.com - Isu pemanggilan pemain ke Tim Nasional Indonesia selalu menjadi topik hangat, terutama setelah kursi kepelatihan kini diduduki oleh John Herdman. Banyak mata tertuju pada para pemain lokal yang sedang bersinar di kompetisi domestik, salah satunya adalah gelandang andalan Persib Bandung, Beckham Putra.

Meskipun sedang menunjukkan performa menawan dan menjadi sorotan, Beckham Putra Anggap Timnas Bonus, sebuah prinsip yang ia pegang teguh. Pemain muda ini memilih untuk tetap membumi dan menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memberikan kontribusi maksimal bagi Maung Bandung di Super League.

Prioritas Maksimal Bersama Maung Bandung

Konsistensi Beckham di lini tengah Persib memang sulit dibantah. Ia menjadi motor serangan yang vital, terutama setelah mencetak gol tunggal penentu kemenangan dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia melawan Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Gol tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai gelandang serang potensial.

Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, peran Beckham semakin matang dan sentral. Ia menyadari bahwa performa terbaiknya di level klub adalah kunci utama untuk membuka pintu gerbang Timnas. Oleh karena itu, fokusnya tidak pernah bergeser dari target klub.

Saat ini, Beckham membidik target tinggi, yakni membawa Persib Bandung meraih gelar juara Super League 2025–2026. Target ini sejalan dengan ambisi klub untuk mencatatkan sejarah dengan meraih hattrick juara di kompetisi tertinggi Indonesia.

Sikap Dewasa Menanggapi Peluang Beckham Putra di Timnas

Situasi di Timnas Indonesia sedang mengalami perubahan signifikan dengan penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala yang baru. Perubahan ini tentu memicu spekulasi mengenai daftar pemain yang akan dipanggil untuk memperkuat Garuda di ajang internasional mendatang.

Ketika ditanya mengenai peluangnya kembali berseragam Merah Putih di bawah kepemimpinan Herdman, Beckham memberikan jawaban yang tenang dan rendah hati. Ia tidak ingin terlarut dalam euforia pergantian pelatih atau tekanan publik.

“Ya, soal Timnas ya yang terpenting saya bisa di setiap pertandingan bisa memaksimalkan,” ujar Beckham dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan. Ia menekankan bahwa panggilan negara adalah konsekuensi positif dari kerja keras yang ia lakukan di klub.

Konsep “bonus” ini menjadi filosofi bermain bagi Beckham. Ia tidak ingin menjadikan harapan membela negara sebagai beban mental yang justru bisa mengganggu fokusnya di lapangan hijau. Menurutnya, jika performanya di Persib maksimal, maka otomatis pintu Timnas akan terbuka dengan sendirinya.

Rekam Jejak di Era Pelatih Sebelumnya

Meskipun saat ini ia memilih fokus penuh pada Persib, Beckham Putra bukanlah wajah baru di skuad Garuda. Sebelumnya, ia sudah pernah mencicipi atmosfer Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

Ia tercatat tampil dalam tiga pertandingan penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan tersebut mempertemukan Timnas Indonesia dengan lawan-lawan tangguh seperti China, Jepang, dan Arab Saudi.

Selain itu, Beckham juga menyumbang kontribusi nyata dengan mencatatkan satu assist krusial. Momen tersebut terjadi saat Timnas Indonesia menjalani laga persahabatan melawan China Taipei, menunjukkan bahwa kualitasnya di level internasional sudah teruji.

Tidak Ingin Kekecewaan Berlebihan

Sikap dewasa Beckham juga terlihat dari caranya menyikapi hasil pemanggilan, baik dipanggil atau tidak. Ia selalu bersyukur jika mendapat kesempatan membela Merah Putih, tetapi ia juga siap menerima jika belum saatnya.

“Kalau misalnya dipanggil ya alhamdulillah, kalau enggak ya mungkin belum rezekinya,” tutup Beckham. Mentalitas ini menunjukkan kematangan sang gelandang dalam memisahkan antara target klub dan target personal di level internasional, menjadikannya salah satu aset paling berharga bagi Persib Bandung saat ini.