Uptodai.com - Dunia transfer sepak bola kembali menyajikan kejutan, terutama bagi para penggemar di Indonesia yang sempat menaruh harapan besar. Penjaga gawang asal Kroasia, Antonio Tuta resmi ke Liga Irak, setelah sebelumnya santer dikaitkan dan bahkan menyatakan minat kuat untuk bergabung dengan klub raksasa Liga 1, Persib Bandung.

Keputusan ini secara otomatis memupuskan impian Bobotoh dan Bonek untuk melihat kiper Eropa dengan rekam jejak mentereng berlaga di kompetisi domestik. Padahal, daya tarik Liga 1 Indonesia, yang dikenal dengan fanatisme suporternya, sempat menjadi magnet utama bagi pemain yang pernah mencicipi gelar juara liga di Eropa tersebut.

Mengapa Antonio Tuta Resmi ke Liga Irak?

Sebelum memilih Timur Tengah, Tuta secara terbuka mengakui ketertarikannya terhadap atmosfer sepak bola Indonesia yang dianggapnya unik dan penuh gairah. Ia menilai dukungan masif dari tribun mampu mengangkat level permainannya sebagai seorang profesional.

Dalam beberapa kesempatan, kiper bertubuh jangkung ini secara spesifik menyebut dua klub legendaris di Indonesia. Persib Bandung dan Persebaya Surabaya menjadi destinasi impiannya karena sejarah klub dan basis suporter yang sangat besar.

“Saya siap membawa kepemimpinan ke Asia dan sejujurnya saya berpikir liga-liga tersebut akan sangat cocok dengan mentalitas saya,” ujar Antonio Tuta kala itu. “Saya mencintai para penggemar dan atmosfer seperti itu, karena hal tersebut membawa saya ke level yang lebih tinggi.”

Tuta meyakini bahwa bermain di hadapan ribuan suporter yang bergemuruh bukanlah sekadar tuntutan profesional, melainkan sebuah mimpi yang selalu ingin dirasakan setiap pesepak bola. Ia bahkan sempat mengungkapkan bahwa komunikasi awal telah terjalin dengan beberapa agen dan perwakilan klub Liga 1.

Kiper kelahiran Zadar itu menegaskan bahwa ia tidak melihat papan klasemen sebagai kriteria utama dalam memilih klub. Ia lebih mengutamakan sejarah dan jiwa klub, yang menurutnya tercermin dari loyalitas dan gairah para suporternya, seperti yang dimiliki oleh Persib dan Persebaya.

Eks Juara Liga Slovenia Ini Gabung Naft Maysan SC

Meskipun hasrat untuk bergabung dengan Maung Bandung atau Bajul Ijo begitu kuat, dinamika bursa transfer berkata lain. Antonio Tuta kini telah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar klub kasta tertinggi Liga Irak, Naft Maysan SC.

Kepastian transfer ini diumumkan langsung oleh klub melalui akun media sosial resmi mereka, menandai babak baru karier Tuta di Asia Barat. Naft Maysan SC berkompetisi di Liga Primer Irak, yang kini mulai menarik perhatian pemain asing berkualitas dari Eropa.

Sebelum berlabuh ke Irak, Tuta tercatat memiliki rekam jejak yang cukup impresif di Benua Biru. Ia pernah meraih kejayaan dengan menjuarai Liga Slovenia bersama FC Koper pada musim 2014/2015.

Selain itu, Tuta juga sempat memperkuat klub Lituania, FK Riteriai, yang merupakan klub terakhirnya sebelum memutuskan pindah ke Timur Tengah. Pengalaman dan prestasinya di Eropa diharapkan mampu meningkatkan kualitas Naft Maysan SC dalam menghadapi ketatnya persaingan Liga Irak musim ini.

Keputusan Tuta untuk memilih Liga Irak dibandingkan Liga 1 Indonesia menunjukkan adanya perubahan prioritas. Meskipun gagal merasakan atmosfer Bobotoh, langkah ini membuktikan bahwa Tuta tetap mencari tantangan baru di kompetisi Asia yang terus berkembang.