Skuad Mengerikan: Daftar Rekrutan Baru Persija Jakarta di Putaran Kedua
Uptodai.com - Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 menjadi momentum krusial bagi klub-klub yang ingin memperbaiki performa atau memperkuat kedalaman skuad. Salah satu tim yang paling agresif melakukan manuver adalah Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini bergerak cepat untuk memastikan komposisi tim yang lebih solid. Langkah nyata tersebut terlihat dari daftar rekrutan baru Persija Jakarta yang didatangkan, seiring dengan dilepasnya sejumlah nama.
Hingga pertengahan Januari 2026, manajemen Persija telah merampungkan perombakan signifikan. Strategi ini menunjukkan ambisi besar klub ibu kota untuk bersaing di papan atas dan mengejar gelar juara yang menjadi target utama di sisa musim ini.
Strategi Perombakan Skuad Persija Putaran Kedua
Sebelum mendatangkan amunisi baru, Persija Jakarta terlebih dahulu melakukan evaluasi mendalam terhadap skuad yang ada. Hasilnya, empat pemain diputuskan untuk meninggalkan tim utama. Keputusan ini diambil untuk menyeimbangkan neraca tim sekaligus memberikan kesempatan bermain lebih banyak bagi para pemain muda.
Empat nama yang dilepas adalah Alwi Fadilah, Alfriyanto Nico, Figo Dennis, dan Jehan Pahlevi. Dari kuartet tersebut, hanya Alwi Fadilah yang dilepas secara permanen dan kini resmi berlabuh di PSIS Semarang.
Sementara itu, tiga pemain muda lainnya dilepas dengan skema peminjaman. Alfriyanto Nico dipinjamkan ke Persis Solo, sedangkan Figo Dennis dan Jehan Pahlevi melanjutkan karier sementara bersama PSS Sleman. Persija berharap menit bermain yang terjamin di klub baru dapat mempercepat perkembangan dan mematangkan mental mereka sebagai pesepak bola profesional.
Dua Amunisi Kunci: Memperkuat Lini Belakang dan Depan
Di sisi lain, Macan Kemayoran juga bergerak cepat mengisi kekosongan sekaligus menambah kualitas di posisi-posisi vital. Manajemen telah mengamankan jasa dua pemain baru yang diharapkan mampu memberikan dampak instan di putaran kedua kompetisi.
Fajar Fathurrahman, Bek Muda dengan Pengalaman Timnas
Salah satu rekrutan paling menarik perhatian adalah Fajar Fathurrahman. Bek serba bisa ini didatangkan dari Borneo FC pada 14 Januari 2026. Kehadiran Fajar membawa optimisme besar, mengingat ia adalah salah satu bek muda yang sering mendapat panggilan ke Tim Nasional Indonesia di level U-22 dan U-23.
Fajar Fathurrahman diharapkan mampu menambah kedalaman di sektor pertahanan, terutama di posisi bek sayap. Kemampuannya dalam menyerang dan bertahan akan sangat vital dalam skema permainan yang diterapkan Persija.
Alaeddine Ajaraie, Daya Gedor dari Maroko
Selain memperkuat pertahanan, Persija juga sukses mendatangkan penyerang asing baru untuk mempertajam lini serang yang sempat tumpul di paruh pertama musim. Pemain tersebut adalah Alaeddine Ajaraie, striker berpengalaman asal Maroko.
Ajaraie direkrut dengan status pinjaman dari klub India, NorthEast United. Kedatangan penyerang ini menunjukkan bahwa Persija serius mengatasi masalah produktivitas gol. Pengalaman Ajaraie bermain di berbagai liga diharapkan bisa menjadi solusi tuntas bagi lini depan Macan Kemayoran.
Ambisi Juara dan Tuntutan Adaptasi Cepat
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa langkah perombakan tim ini merupakan bagian dari upaya klub untuk memenuhi tuntutan tinggi di sisa musim. Ia menekankan bahwa target utama klub tidak berubah, yaitu meraih gelar juara Super League 2025/2026.
“Persija menatap putaran kedua dengan tuntutan untuk tampil lebih matang dan kompetitif. Kehadiran Fajar dan Ajaraie menjadi bagian dari langkah konkret klub dalam mengejar target yang telah ditetapkan,” ujar Mohamad Prapanca.
Prapanca juga menyampaikan harapan besar agar proses adaptasi para rekrutan baru Persija Jakarta berjalan dengan cepat. Adaptasi yang mulus akan memungkinkan mereka segera memberikan kontribusi nyata dan memperkuat skuad Persija. Dengan komposisi tim yang kini lebih segar dan tajam, Persija Jakarta siap menghadapi tantangan berat di putaran kedua dan membuktikan diri sebagai kandidat kuat peraih trofi.