Uptodai.com - Kabar mengenai keretakan hubungan antara Brooklyn Beckham dengan kedua orang tuanya, David dan Victoria Beckham, kini memasuki babak baru yang sangat dramatis. Setelah berbulan-bulan spekulasi, putra sulung pasangan ikonik tersebut akhirnya angkat bicara di hadapan 16 juta pengikutnya di media sosial. Pernyataan publik ini mengonfirmasi adanya drama keluarga Beckham terbaru yang tampaknya semakin sulit untuk diperbaiki.

Brooklyn, yang kini berusia 26 tahun, menuding David dan Victoria berupaya keras merusak pernikahannya dengan Nicola Peltz Beckham. Ia mengklaim bahwa orang tuanya telah menyebarkan informasi yang tidak benar ke media demi menjaga citra publik mereka yang sempurna. Meskipun telah berusaha menjaga persoalan ini tetap privat, Brooklyn merasa tidak punya pilihan selain membuat pernyataan terbuka yang mengejutkan publik.

Klaim Tegas Brooklyn: Menolak Berdamai

Dalam unggahan yang viral tersebut, Brooklyn menyatakan sikapnya yang sangat tegas terkait masa depan hubungannya dengan keluarga. Ia secara eksplisit menolak upaya rekonsiliasi yang mungkin diharapkan oleh publik. “Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya,” tulis Brooklyn, sebagaimana dikutip dari laporan BBC.

Pria yang berprofesi sebagai koki ini menegaskan bahwa dirinya tidak berada di bawah kendali siapa pun, termasuk orang tuanya. Ia merasa ini adalah momen pertama dalam hidupnya untuk benar-benar berdiri membela diri dan juga membela sang istri. Tudingan utamanya adalah orang tuanya terus menggunakan media untuk membangun narasi tertentu yang menguntungkan citra mereka, seringkali dengan mengorbankan pihak lain.

Menurut Brooklyn, taktik ini dilakukan untuk mempertahankan “fasad” atau tampilan luar keluarga Beckham yang selalu harmonis di mata masyarakat. Klaim ini menjadi inti dari perseteruan yang telah berlangsung sejak ia menikah dengan Nicola Peltz pada 2022 silam. Sebagian besar pernyataan emosional Brooklyn memang menyoroti perlakuan buruk yang ia rasakan dialamatkan kepada Nicola.

Isu Gaun Pengantin dan Pengambilan Momen Dansa

Perlakuan tidak hormat terhadap Nicola disebut Brooklyn sudah terjadi jauh sebelum hari pernikahan. Ia mengklaim bahwa Victoria Beckham membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola secara mendadak, memaksa istrinya mencari gaun lain dalam waktu yang sangat singkat. Tuduhan ini menambah panas spekulasi yang sebelumnya sempat dibantah oleh Nicola sendiri.

Sebelumnya, Nicola sempat menjelaskan kepada media Inggris bahwa pembatalan terjadi karena atelier Victoria Beckham tidak mampu menyelesaikan gaun tersebut tepat waktu, bukan karena adanya konflik pribadi. Namun, kini pernyataan Brooklyn menguatkan narasi bahwa ada ketegangan personal di balik insiden tersebut. Kejadian ini meninggalkan luka mendalam bagi pasangan pengantin baru tersebut.

Selain masalah gaun, Brooklyn juga menyinggung insiden saat pesta pernikahan yang ia anggap sangat tidak pantas. Ia menuduh ibunya, Victoria, “mengambil alih” momen dansa pertama pasangan pengantin, yang seharusnya menjadi momen intim mereka. Kejadian tersebut membuat Brooklyn dan Nicola merasa sangat tidak nyaman dan terabaikan pada hari bahagia mereka.

Bahkan, karena insiden yang merusak kenangan itu, mereka memutuskan untuk memperbarui janji pernikahan pada 2025. Tujuannya sederhana, yakni menciptakan kenangan baru yang lebih positif dan sepenuhnya menjadi milik mereka.

Tekanan Finansial dan Absen di Ulang Tahun David Beckham

Persoalan lain yang diangkat oleh Brooklyn adalah tekanan yang ia hadapi menjelang pernikahan. Ia mengklaim mendapat tekanan untuk menandatangani pelepasan hak atas penggunaan namanya. Meskipun tidak menjelaskan secara rinci hak apa yang dimaksud, Brooklyn menyebut penolakannya berdampak besar pada hubungan finansial dan perlakuan keluarga terhadap dirinya setelah itu.

Isu keretakan hubungan keluarga ini semakin santer terdengar setelah Brooklyn dan Nicola absen dari pesta ulang tahun David Beckham yang ke-50 pada Mei lalu. Brooklyn mengakui bahwa ia sudah berada di London saat itu, tetapi ia merasa diabaikan selama berhari-hari oleh keluarganya. Situasi ini semakin memburuk ketika ia menuding ayahnya hanya bersedia bertemu dengannya jika Nicola tidak ikut.

Brooklyn menyebut syarat yang diajukan ayahnya itu sebagai “tamparan di wajah” yang menunjukkan kurangnya penerimaan terhadap istrinya. Unggahan dramatis ini menjadi penanda bahwa Brooklyn telah menarik garis tegas antara kehidupan barunya bersama Nicola dan ekspektasi dari keluarga besarnya. Sikap Brooklyn Beckham tolak berdamai ini menunjukkan bahwa ia siap menghadapi konsekuensi dari keputusannya demi keutuhan rumah tangganya.

Masa Depan Hubungan Keluarga Beckham

Pernyataan terbuka Brooklyn ini otomatis menempatkan keluarga Beckham di bawah sorotan tajam media global. David dan Victoria Beckham belum memberikan tanggapan resmi terkait serangkaian tuduhan serius dari putra mereka. Publik kini menanti bagaimana pasangan yang dikenal sangat menjaga citra ini akan merespons klaim bahwa mereka berusaha merusak pernikahan anak mereka sendiri.

Konflik yang dipublikasikan ini memperlihatkan sisi lain dari keluarga selebriti yang selama ini dikenal sangat tertutup dan kompak. Keputusan Brooklyn untuk angkat bicara menunjukkan bahwa perseteruan ini jauh lebih dalam daripada sekadar rumor media, melainkan melibatkan isu kontrol, finansial, dan perlindungan terhadap pasangan hidup.