Uptodai.com - Juventus Kalahkan Benfica Liga Champions 2-0 dalam laga krusial matchday ketujuh fase grup di Allianz Stadium, Turin, pada Kamis dini hari WIB (22/1/2026). Kemenangan kandang ini sangat penting bagi Si Nyonya Tua untuk menjaga asa lolos dari babak grup, mengingat ketatnya persaingan di papan tengah klasemen.

Hasil positif ini membawa Bianconeri melonjak signifikan, kini mengumpulkan total 12 poin dan menempati peringkat ke-15. Sementara itu, Benfica harus menerima kenyataan pahit, tetap terpuruk di posisi ke-29 dengan hanya mengantongi enam poin, memaksa tim Portugal tersebut harus bekerja ekstra keras di sisa pertandingan.

Babak Pertama yang Penuh Tekanan: Juventus Kalahkan Benfica Liga Champions

Sejak peluit awal dibunyikan, Juventus langsung menerapkan tekanan masif terhadap lini pertahanan tim tamu. Gelandang muda Kenan Yildiz menjadi motor serangan di awal babak, namun tembakannya pada menit kesembilan masih mampu dihalau dengan sigap oleh penjaga gawang Benfica.

Benfica, yang datang dengan strategi bertahan sambil menunggu celah serangan balik, sempat memberikan ancaman serius. Pada menit ke-23, Georgiy Sudakov hampir saja membuka skor, beruntung Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan gemilang yang menjaga gawang Juventus tetap steril.

Bianconeri terus menggempur, mencari celah untuk memecah kebuntuan. Fabio Miretti mendapat peluang emas pada menit ke-36 melalui sundulan, tetapi bola melenceng tipis di atas mistar gawang. Menjelang turun minum, Jonathan David juga gagal memanfaatkan umpan silang matang dari Weston McKennie.

Intensitas tinggi yang disajikan kedua tim gagal menghasilkan gol. Skor 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama, menandakan perlunya perubahan taktik bagi kedua pelatih di ruang ganti.

Dua Gol Cepat Amankan Tiga Poin Krusial

Memasuki babak kedua, Juventus tampil lebih agresif dan terorganisir. Pelatih Massimiliano Allegri tampaknya memberikan instruksi khusus untuk meningkatkan akurasi tembakan dan pergerakan tanpa bola di area pertahanan lawan.

Upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Khephren Thuram berhasil memecah kebuntuan dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti yang gagal dijangkau kiper lawan. Gol ini sontak membangkitkan atmosfer Allianz Stadium, membuat Juventus unggul 1-0.

Hanya berselang sembilan menit kemudian, Bianconeri menggandakan keunggulan. Weston McKennie menunjukkan penyelesaian akhir yang dingin, memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Jonathan David. Skor berubah menjadi 2-0, memberikan Juventus keunggulan yang jauh lebih nyaman.

Benfica sempat merespons dan hampir memperkecil kedudukan melalui sundulan Fredrik Aursnes pada menit ke-69. Namun, Dewi Fortuna masih berpihak pada tuan rumah setelah bola hanya membentur tiang kanan gawang. Setelah momen tersebut, Juventus mengendalikan tempo permainan hingga akhir laga.

Dampak Kemenangan pada Posisi Klasemen Grup

Kemenangan 2-0 ini menegaskan dominasi Juventus di Allianz Stadium dan memberikan dorongan moral yang signifikan dalam upaya mereka melaju ke babak gugur. Tiga poin penuh ini memastikan mereka menjauh dari zona berbahaya dan mendekati posisi ideal di fase grup.

Bagi Benfica, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Dengan hanya mengumpulkan enam poin dari tujuh pertandingan, mereka kini harus bergantung pada hasil tim lain dan wajib memenangkan sisa laga untuk sekadar berharap lolos ke babak selanjutnya. Kinerja lini serang mereka, yang mandul sepanjang 90 menit, menjadi catatan evaluasi penting bagi staf kepelatihan.

Pertandingan ini juga menyoroti peran vital beberapa pemain muda Juventus, seperti Yildiz dan Thuram, yang menunjukkan kematangan bermain di level Liga Champions. Duet McKennie dan David di lini tengah juga terbukti efektif dalam mematikan pergerakan kunci Benfica, memastikan Juventus Kalahkan Benfica Liga Champions dengan skor meyakinkan.