Uptodai.com - Miliano Jonathans langsung mencuri perhatian publik Eredivisie setelah berhasil mencetak gol debutnya bersama Excelsior Rotterdam. Namun, di balik performa gemilang tersebut, pemain muda ini secara terbuka mengakui bahwa Miliano Jonathans tak berkembang selama berada di klub asalnya, FC Utrecht.

Keputusan peminjaman yang diambilnya kini terbukti tepat sasaran untuk menghidupkan kembali karier profesionalnya. Pemain berusia 21 tahun yang memiliki darah Belanda ini memang tengah menjalani masa peminjaman di Excelsior hingga 30 Juni 2026. Langkah ini diambil setelah ia merasa terhambat dan minim mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di skuad utama FC Utrecht.

Mencari Kepercayaan Diri di Excelsior

Perpindahan Miliano Jonathans ke Excelsior bukan sekadar rotasi skuad biasa, melainkan sebuah upaya drastis untuk menyelamatkan ritme permainannya. Sejak pertengahan musim 2024-2025, kontribusi Jonathans di FC Utrecht memang sangat terbatas, tercatat hanya mengumpulkan 24 penampilan tanpa kontribusi gol signifikan. Kondisi ini jelas membebani mental pemain muda yang sedang haus jam terbang.

Jonathans merasa bahwa waktu yang diberikan di Utrecht terlalu singkat dan tidak konsisten, sehingga sulit baginya untuk membangun momentum performa. Alhasil, ia harus mengambil keputusan berat untuk menepi sementara dari klub yang menaunginya dan memilih mencari tantangan baru di Rotterdam.

Pengakuan Jujur: Miliano Jonathans tak berkembang karena Minim Jam Terbang

Kepada media lokal, Jonathans tidak menutupi kesulitan yang ia hadapi di Stadion Galgenwaard. Ia mengakui bahwa kesempatan bermain yang sesekali datang tidak selalu ia manfaatkan dengan baik. “Saya sesekali mendapat kesempatan di Utrecht, tetapi saya tidak selalu bermain bagus,” ujar Jonathans, sebagaimana dikutip dari laporan Utrecht Fans.

Pemain berposisi sayap ini menambahkan bahwa masalah utamanya terletak pada aspek psikologis. Ia merasa kepercayaan dirinya menurun drastis akibat minimnya menit bermain yang konsisten. “Hal itu belum terjadi di Utrecht. Saya juga menyadari saya kurang percaya diri,” paparnya jujur.

Jonathans menegaskan bahwa bermain sangat sedikit tidak akan pernah meningkatkan level keyakinan seorang atlet profesional. Oleh karena itu, ia melihat masa peminjaman ini sebagai terapi penting untuk mengembalikan performa terbaiknya. Keberhasilan mencetak gol perdananya saat Excelsior berhadapan dengan AZ Alkmaar menjadi sinyal positif bahwa keputusan ini adalah langkah yang benar.

Dampak Instan Peminjaman dan Harapan Baru

Berbeda 180 derajat dengan situasi di Utrecht, Jonathans langsung mendapatkan peran penting di Excelsior. Kepercayaan yang diberikan pelatih langsung dibayar tuntas dengan kontribusi nyata di lapangan. Gol perdananya tersebut bukan hanya meningkatkan moral pribadinya, tetapi juga memberikan harapan baru bagi Excelsior dalam persaingan Liga Belanda musim ini.

Masa peminjaman yang berlangsung selama enam bulan ke depan akan menjadi ujian krusial bagi Jonathans. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi dan terus mencetak gol, peluangnya untuk kembali ke FC Utrecht sebagai pemain kunci atau bahkan menarik minat klub Eropa lainnya akan semakin terbuka lebar. Miliano Jonathans kini telah menemukan panggungnya untuk membuktikan diri dan mengembalikan rasa percaya dirinya yang sempat hilang.