Uptodai.com - Kemenangan Persija Jakarta atas Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (23/1/2026) malam WIB menyisakan perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola nasional. Meskipun Macan Kemayoran sukses mengamankan tiga poin dengan skor akhir 2-0, kedua gol tersebut lahir dari eksekusi titik putih.

Dua gol kemenangan Persija dicetak oleh Gustavo Almeida (menit ke-44) dan Emaxwell Souza (menit ke-90+15). Kontroversi muncul lantaran wasit dua kali menunjuk titik penalti, sebuah keputusan yang tentu memicu reaksi keras dari kubu lawan.

Namun, bek tangguh asal Brasil, Thales Lira Persija pantas menang, menepis anggapan bahwa kemenangan itu didapat secara cuma-cuma. Ia menegaskan bahwa dominasi timnya jauh lebih penting daripada cara gol itu tercipta.

Thales Lira Tegaskan Persija Dominasi Permainan

Menanggapi situasi yang ramai diperbincangkan tersebut, Thales Lira menegaskan bahwa Persija sepenuhnya mengendalikan jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Pemain bertahan ini merasa bahwa Macan Kemayoran telah menunjukkan kualitas terbaik mereka di lapangan.

“Saya rasa tim kami bermain bagus dan pantas menang. Kami berhasil mengendalikan permainan dan mengatur tempo,” ujar Thales, sebagaimana dikutip dari laman resmi Persija pada Minggu (25/1/2026).

Pernyataan Thales ini sekaligus menyoroti performa kolektif tim yang mampu menjaga stabilitas dan fokus sepanjang 90 menit. Menurutnya, Madura United kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan yang diberikan Persija.

Statistik Kuat Bukti Penguasaan Laga

Klaim Thales Lira didukung penuh oleh data statistik pertandingan yang menunjukkan superioritas Persija di markas sendiri. Sejak menit pertama, Riko Simanjuntak dan kawan-kawan tampil sangat dominan, mencatatkan penguasaan bola hingga 63 persen.

Penguasaan bola yang terjaga rapi tersebut bukan hanya sekadar mengalirkan bola di lini tengah. Macan Kemayoran tercatat melepaskan total 18 percobaan tembakan, di mana lima di antaranya berhasil mengarah tepat ke gawang lawan.

Intensitas serangan yang tinggi ini menunjukkan bahwa tekanan Persija memang konstan, memaksa lini pertahanan Madura United bekerja keras. Meskipun gol hanya tercipta dari tendangan 12 pas, peluang-peluang lain yang diciptakan membuktikan bahwa kemenangan tersebut memang layak diraih oleh tim tuan rumah.

Kemenangan krusial ini memastikan Persija terus menempel ketat tim-tim di papan atas klasemen Liga 1. Tiga poin ini sangat berharga untuk menjaga asa mereka dalam perburuan gelar musim ini, terlepas dari kontroversi yang menyelimuti dua penalti yang diberikan wasit.