Uptodai.com - Keputusan mengejutkan Shayne Pattynama untuk merapat ke Persija Jakarta pada bursa transfer Januari 2026 menjadi sorotan utama penggemar Timnas Indonesia. Setelah meninggalkan klub raksasa Thailand, Buriram United, kini perbandingan adu gaji Shayne Pattynama Persija Jakarta dengan klub lamanya menarik untuk diulas mendalam.

Bek kiri berusia 27 tahun ini resmi diikat kontrak oleh Macan Kemayoran selama 2,5 musim penuh. Langkah ini terbilang berani mengingat Buriram United merupakan salah satu klub paling mapan dan dominan di Liga Thailand, sementara Liga 1 Indonesia dikenal memiliki dinamika yang sangat tinggi.

Tentu saja, kepindahan pemain berlabel Timnas ini memicu spekulasi besar mengenai besaran kompensasi yang diterima Shayne. Banyak pihak menduga bahwa tawaran yang diajukan Persija jauh melampaui angka yang didapatkannya saat merumput di Negeri Gajah Putih.

Gaji Shayne Pattynama di Buriram United

Selama membela Buriram United, Shayne Pattynama menerima bayaran yang cukup fantastis untuk standar Asia Tenggara. Berdasarkan laporan dari Salary Sport, pemain kelahiran Lelystad, Belanda, ini mengantongi gaji sebesar 3.600 poundsterling setiap pekannya.

Angka tersebut jika dikonversi ke Rupiah setara dengan sekitar Rp82,4 juta per minggu. Dengan demikian, dalam satu bulan penuh, Shayne Pattynama membawa pulang sekitar 14.400 poundsterling, atau mencapai Rp329,5 juta.

Secara tahunan, nilai kontrak Shayne Pattynama Buriram United mencapai 187.200 poundsterling, setara dengan Rp4,2 miliar. Gaji ini menempatkan Shayne sejajar dengan pemain kunci Thailand seperti Theerathon Bunmathan, bahkan melampaui beberapa bintang Timnas Thailand lainnya, seperti Pansa Hemviboon dan Suphanat Mueanta.

Spekulasi Nilai Kontrak di Macan Kemayoran

Setelah memastikan diri berkostum Persija Jakarta, pertanyaan besar muncul mengenai besaran gaji yang disiapkan Macan Kemayoran untuk pemain naturalisasi ini. Klub Liga 1 Indonesia umumnya sangat tertutup mengenai detail kontrak, sehingga publik harus merujuk pada nilai pasar sang pemain.

Menurut data terakhir dari Transfermarkt per 22 Desember 2025, nilai pasar Shayne Pattynama mencapai 350 ribu Euro. Angka ini setara dengan Rp6,91 miliar, yang merupakan indikasi kuat mengenai nilai kontrak atau nominal transfer yang harus dikeluarkan Persija Jakarta.

Nilai pasar ini biasanya mencerminkan potensi gaji tahunan atau biaya transfer yang dikeluarkan klub. Jika Persija Jakarta membayar berdasarkan nilai pasar tersebut dalam kontrak jangka pendek 2,5 tahun, maka perkiraan gaji bulanan Shayne bisa mencapai sekitar Rp575,8 juta.

Perbandingan Angka: Benarkah Bak Bumi dan Langit?

Perkiraan adu gaji Shayne Pattynama Persija Jakarta yang mencapai Rp575,8 juta per bulan jelas jauh lebih tinggi dibandingkan gajinya di Buriram United yang berada di kisaran Rp329,5 juta per bulan. Perbedaan ini menunjukkan lonjakan signifikan yang didapatkan Shayne setelah kembali ke Asia Tenggara, tetapi kali ini bermain di Liga 1.

Persija Jakarta berani mengambil langkah ini karena Shayne Pattynama adalah pemain kunci Timnas Indonesia dan memiliki nilai jual yang tinggi. Keputusan manajemen Macan Kemayoran merekrutnya merupakan investasi strategis, baik dari sisi teknis maupun pemasaran klub.

Melihat perbandingan antara gaji yang terkonfirmasi di Liga Thailand dengan estimasi berdasarkan nilai pasar di Liga 1, terbukti bahwa nominal yang diterima Shayne Pattynama memang bak bumi dan langit. Angka ini menegaskan ambisi Persija untuk bersaing di papan atas Liga 1 dengan mendatangkan pemain berkualitas internasional.