Toyota Kuatkan HEV, Pemesanan Veloz Hybrid Tembus 4000 Unit
Uptodai.com - PT Toyota-Astra Motor (TAM) semakin memantapkan dominasinya di segmen kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) Indonesia setelah mencatat capaian impresif. Pemesanan Veloz Hybrid tembus 4000 unit hanya dalam kurun waktu beberapa bulan sejak model ini diperkenalkan.
Angka fantastis ini menunjukkan respons pasar yang sangat positif terhadap model Multi-Purpose Vehicle (MPV) hibrida pertama dari Toyota di segmennya. Kehadiran Veloz Hybrid menjadi penanda penting dalam pergeseran minat konsumen domestik terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Antusiasme Pasar dan Jadwal Pengiriman Veloz Hybrid
Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, mengonfirmasi antusiasme tinggi tersebut. Ia menjelaskan bahwa 4.000 unit pemesanan ini tercatat hingga Desember 2025, jauh sebelum pengumuman harga resmi dilakukan.
Konsumen yang telah melakukan pre-book akan mulai menerima unit mereka secara bertahap. PT TAM menjadwalkan pengiriman unit Veloz Hybrid akan dimulai pada Februari 2026.
Dari total pemesanan yang masuk, tipe V HEV menjadi varian yang paling diminati oleh masyarakat. Kontribusi tipe ini mencapai sekitar 60% dari seluruh angka pemesanan, mengindikasikan preferensi konsumen terhadap fitur kenyamanan dan teknologi yang ditawarkan pada varian menengah ke atas.
Pengumuman Harga Resmi di IIMS 2026
Meskipun harga pre-book Veloz Hybrid awalnya dimulai dari Rp299 juta, Toyota masih menyimpan rapat harga jual resminya. Henry menambahkan bahwa harga final Veloz Hybrid akan diumumkan secara publik pada pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mendatang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penetapan harga yang kompetitif dan sesuai dengan strategi pasar Toyota di segmen elektrifikasi.
Strategi Toyota Perkuat Segmen Hibrida di Indonesia
Henry Tanoto juga menyoroti pertumbuhan signifikan pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia tahun lalu. Pasar hibrida kini tidak lagi terpusat di Pulau Jawa, tetapi sudah merambah ke pasar regional lainnya, menandakan penerimaan teknologi yang semakin meluas.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, total penjualan wholesales mobil hibrida di Indonesia mencapai 65.943 unit sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan solid sebesar 10,08% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode 2024.
Toyota secara konsisten memperkuat fokusnya pada teknologi hibrida sebagai jembatan menuju elektrifikasi penuh. Sepanjang 2025, pabrikan asal Jepang ini berhasil mempertahankan pangsa pasar HEV di atas 50%, menjadikannya pemimpin mutlak di segmen ini.
Komitmen Produksi Lokal dan Spesifikasi Mesin
Keberhasilan Veloz Hybrid ini juga ditopang oleh komitmen produksi lokal yang kuat. Model MPV hibrida ini diproduksi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat.
Upaya lokalisasi ini sejalan dengan strategi Toyota untuk meningkatkan daya saing industri otomotif domestik dan mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi. Sebelumnya, model HEV andalan lain seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid bahkan sudah memiliki TKDN di atas 80%.
Veloz Hybrid hadir dalam empat tipe, yakni Q TSS, V HEV, Q HEV, dan Q HEV Modellista. Secara spesifikasi, Toyota Veloz Hybrid tipe V menggendong mesin 2NR-VX yang menghasilkan tenaga 91 PS dan torsi 121 Nm.
Motor listriknya menyuplai tambahan tenaga sebesar 80 PS dengan torsi 141 Nm. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang optimal tanpa mengurangi performa berkendara, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga Indonesia.
Secara keseluruhan, Toyota masih memimpin pasar mobil nasional. Penjualan wholesales pabrikan ini mencapai 250.431 unit sepanjang 2025, menguasai pangsa pasar sebesar 31,2%.