Bojan Hodak Waspada Persis Solo di Manahan Meski Terpuruk
Uptodai.com - Persib Bandung bersiap menghadapi laga tandang krusial dalam lanjutan Super League 2025/2026. Mereka akan menantang Persis Solo di markas kebanggaan Laskar Sambernyawa, Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (31/1/2026) sore.
Meskipun Persis Solo saat ini masih terpuruk di dasar klasemen sementara, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak waspada Persis Solo dan menolak keras anggapan bahwa pertandingan ini akan berjalan mudah. Menurut Hodak, posisi di papan bawah klasemen sama sekali tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya tim yang kini dibesut Milomir Seslija tersebut.
Analisis Hodak terhadap Perombakan Persis
Juru taktik asal Kroasia ini mengakui bahwa Persis Solo telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan paruh musim pertama. Hodak menekankan bahwa setelah melakukan perombakan besar-besaran di bursa transfer, kualitas permainan Persis kini jauh lebih solid dan terorganisir.
“Mereka sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” ujar Bojan Hodak, merujuk pada performa terbaru tim tuan rumah. Hodak menegaskan bahwa meskipun Persis baru mengoleksi satu kemenangan dari 17 pertandingan terakhir, statistik tersebut tidak boleh dijadikan tolok ukur utama.
Peningkatan performa ini tidak lepas dari kebijakan transfer agresif yang dilakukan manajemen Persis Solo. Mereka berhasil mendatangkan sejumlah pemain lokal berkualitas seperti Alfriyanto Nico, Kadek Raditya, dan Yabes Roni. Selain itu, lini serang dan pertahanan diperkuat dengan lima amunisi asing baru, termasuk Roman Paparyga, Dusan Mijic, Luka Dumancic, Miroslav Maricic, dan Vukasin Vranes.
Kekuatan Mental di Stadion Manahan
Hodak secara khusus menyoroti penampilan Persis pada laga terakhir mereka, saat menghadapi pemuncak klasemen, Borneo FC. Meskipun harus menelan kekalahan tipis 0-1, Hodak menilai Persis sebenarnya tampil dominan dan pantas mendapatkan hasil yang lebih baik.
“Bahkan di laga terakhir melawan Borneo FC, mereka tidak pantas untuk kalah. Mereka menunjukkan daya juang yang luar biasa,” jelasnya. Hodak juga menyadari adanya faktor motivasi ekstra yang selalu muncul ketika sebuah tim menghadapi Persib Bandung.
Pelatih berusia 54 tahun itu meyakini bahwa setiap tim yang berhadapan dengan Maung Bandung pasti akan mengerahkan kemampuan seratus persen. Oleh karena itu, Persib harus datang ke Stadion Manahan dengan kesiapan mental dan taktik yang maksimal.
PR Besar Persib: Krisis Finishing
Di sisi lain, Bojan Hodak mengakui bahwa timnya sendiri masih memiliki pekerjaan rumah yang mendesak untuk dibenahi. Masalah utama yang menjadi perhatian adalah efektivitas di depan gawang, atau yang sering disebut sebagai penyelesaian akhir.
Hal ini terlihat jelas saat Persib menghadapi PSBS Biak di pertandingan sebelumnya. Meskipun berhasil meraih kemenangan penting, Maung Bandung menyia-nyiakan banyak peluang berbahaya dan hanya mampu mencetak satu gol kemenangan melalui Berguinho di menit-menit akhir pertandingan.
“Kemenangan melawan PSBS itu memang sangat penting. Hampir semua aspek permainan kami berjalan bagus, kecuali pada penyelesaian akhir,” kata Hodak. Ia menambahkan bahwa skuadnya harus segera bekerja keras untuk memperbaiki akurasi dan ketenangan saat berada di kotak penalti lawan.
Misi Amankan Puncak Klasemen Liga 1
Pada pertemuan pertama yang berlangsung Oktober lalu, Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menundukkan Persis Solo dengan skor 2-0. Gol kemenangan saat itu dicetak oleh Luciano Guaycochea dan Uilliam Barros.
Kini, Persib memiliki misi ganda: meraih hasil positif di Manahan sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen Super League. Mereka harus menjaga jarak dari kejaran ketat Borneo FC dan Persija Jakarta yang terus menguntit di belakang.
Bojan Hodak berharap agar timnya mampu menunjukkan performa terbaik dan kembali meraih hasil yang positif pada akhirnya, demi mengamankan ambisi juara musim ini.