Uptodai.com - Aktivitas transfer Persib Bandung di jeda paruh musim Liga 1 2024/2025 menjadi salah satu yang paling senyap, namun paling mengejutkan. Setelah ditinggal oleh beberapa pemain seperti William Marcilio, Hamra, dan Rezaldi Hehanussa, Maung Bandung secara tak terduga mendatangkan dua nama baru yang profilnya sangat kontras.

Meskipun demikian, pengamat sepak bola nasional, Bung Binder, mengungkapkan fakta menarik di balik layar transfer Pangeran Biru. Ia mengonfirmasi bahwa manajemen Persib incar Joey Pelupessy, gelandang Timnas Indonesia, serta seorang kiper sebelum akhirnya memutuskan merekrut Layvin Kurzawa dan Dion Markx.

Menguak Target Lama Maung Bandung

Keputusan Bojan Hodak dan manajemen Persib Bandung untuk mendatangkan dua pemain baru memang terbilang jauh dari rumor yang beredar di media. Layvin Kurzawa, eks bek kiri Paris Saint-Germain (PSG), dan Dion Markx, bek muda Timnas Indonesia, diperkenalkan setelah Persib berhasil menang melawan PSBS Biak beberapa waktu lalu.

Namun, sebelum dua nama itu resmi diumumkan, Persib sempat bergerilya mencari amunisi di posisi yang berbeda. Pundit sepak bola Binder Singh menyebut bahwa Persib awalnya mengincar pemain lokal berdarah Indonesia yang memiliki kualitas mumpuni di level internasional.

“Setelah berkonsultasi dengan pelatih mereka Bojan Hodak, akhirnya mereka mengontrak dua pemain baru yang di luar dugaan saya mereka mengontrak pemain level dunia,” ujar Bung Binder melalui kanal Youtube pribadinya.

Nama Joey Pelupessy Mencuat

Salah satu nama yang menjadi komoditas panas dan sempat dipertimbangkan oleh Persib adalah Joey Pelupessy. Gelandang bertahan Timnas Indonesia ini memang menjadi perbincangan hangat di bursa transfer karena performanya yang solid di lini tengah.

Pelupessy dinilai memiliki profil yang dibutuhkan untuk memperkuat poros tengah Maung Bandung, terutama setelah tim kehilangan beberapa opsi di sektor tersebut. Selain Pelupessy, Persib juga dikabarkan sempat mendekati seorang kiper Timnas Indonesia, meskipun nama spesifiknya tidak disebutkan secara gamblang oleh Bung Binder.

Meskipun demikian, manajemen Persib tampaknya mengubah haluan strategi mereka di menit-menit akhir bursa transfer, yang berujung pada kedatangan Kurzawa dan Markx.

Kejutan Transfer Kurzawa dan Markx

Kedatangan Layvin Kurzawa, pemain yang pernah membela klub raksasa Prancis, tentu saja menuai atensi besar. Kontrak Kurzawa yang hanya berlaku hingga akhir musim ini menandakan bahwa ia didatangkan untuk kebutuhan mendesak dan jangka pendek.

Latar belakang Kurzawa sebagai mantan pemain PSG bahkan membuat transfer ini menjadi berita di beberapa media Prancis, menunjukkan betapa besarnya kejutan yang diciptakan oleh Persib.

Berbeda dengan Kurzawa yang sudah santer diberitakan, perkenalan Dion Markx justru membuat banyak pihak terkejut. Nama Markx, yang mendapat kontrak jangka menengah selama 2,5 tahun, sama sekali tidak pernah muncul dalam rumor transfer pemain Timnas Indonesia yang diincar Persib.

Strategi Bojan Hodak di Lini Belakang

Bung Binder memuji langkah yang diambil oleh pelatih Bojan Hodak dan manajemen. Menurutnya, meskipun target awal berubah, rekrutan yang ada saat ini dianggap sesuai dengan kebutuhan taktis tim.

Layvin Kurzawa didatangkan untuk memperkuat kebutuhan transisi positif dari sayap kiri, memanfaatkan pengalamannya di level tertinggi. Sementara itu, Dion Markx akan menjadi opsi alternatif yang menjanjikan dalam rotasi lini pertahanan Pangeran Biru.

Markx diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang yang dapat mengisi kekosongan di sektor bek tengah atau bek sayap, memberikan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan Bojan Hodak.

Melihat aktivitas yang dilakukan, Bung Binder berasumsi bahwa pergerakan Persib incar Joey Pelupessy dan target lainnya sudah ditutup setelah dua pemain ini resmi bergabung. Ia merasa bahwa dua rekrutan ini sudah cukup untuk menutup lubang yang ditinggalkan oleh pemain yang hengkang.

“Kayaknya gak ada nih pemain baru untuk menggantikan William (Marcilio), kecuali nanti ada kejutan lagi, tapi feeling saya cuma ini dua,” pungkasnya, mengindikasikan bahwa jendela transfer Maung Bandung di paruh musim ini kemungkinan besar telah selesai.