Uptodai.com - Dunia hiburan malam kembali dikejutkan dengan modus penyalahgunaan zat terlarang yang semakin kreatif dan mudah diakses. Baru-baru ini, Disc Jockey (DJ) sekaligus penyanyi, Dinar Candy, mengungkapkan adanya narkoba baru bentuk balon ulang tahun yang kini mulai beredar di kalangan anak muda.

Zat yang disalahgunakan ini bukan sekadar nitrogen atau udara biasa, melainkan gas nitrous oxide (N2O) yang memiliki efek memabukkan dan sangat berbahaya bagi kesehatan jika dihirup secara berlebihan. Dinar Candy membagikan pengalamannya tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, memberikan peringatan keras kepada masyarakat.

Modus Baru: Balon Gas yang Mengandung Nitrous Oxide

Dinar Candy menceritakan momen ketika ia sedang tampil di sebuah kelab malam. Saat sedang beraksi di balik meja DJ, ia dilempari sebuah balon yang menyerupai balon pesta pada umumnya. Namun, ia merasa curiga dengan benda tersebut.

“Jadi bentuknya kayak balon ulang tahun. Aku lagi nge-DJ nih, terus aku diterbangin balon,” kata Dinar dalam video tersebut. Secara spontan, ia melempar balik balon itu ke arah penonton, sebuah tindakan yang ternyata memicu reaksi aneh dari staf di sana.

Ia menuturkan bahwa para pelayan di lokasi tersebut justru menertawainya. Setelah ditanyakan, Dinar baru mengetahui bahwa balon itu berisi gas yang jika dihirup akan memberikan efek melayang atau euforia yang bisa bertahan hingga pagi hari. Dinar langsung menyadari bahwa zat tersebut adalah narkotika terselubung.

“Aku bilang, ‘Lah itu mah narkocoi!’ Enggak ah, gila. Terus aku diketawain guys,” tambahnya, menunjukkan betapa santainya sebagian pihak menyikapi penyalahgunaan zat ini.

Mengenal Bahaya Gas Tertawa (Nitrous Oxide)

Fenomena penggunaan nitrous oxide atau yang sering dijuluki ‘gas tertawa’ ini bukanlah hal baru secara global, namun modusnya yang disamarkan sebagai balon pesta membuatnya lebih sulit dideteksi. Gas ini, yang sebenarnya digunakan dalam bidang medis sebagai anestesi ringan atau dalam industri makanan sebagai zat pendorong, kini marak disalahgunakan.

Meskipun efek euforia yang ditimbulkan bersifat sementara, bahaya menghirup N2O murni sangat fatal. Gas ini bekerja dengan cara menggantikan oksigen dalam paru-paru, yang dapat menyebabkan kekurangan oksigen ke otak (hipoksia).

Dampak serius yang mengintai pengguna termasuk kerusakan sistem saraf permanen, kehilangan kesadaran, hingga risiko kematian mendadak. Penggunaan yang berulang dan dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12 yang parah.

Pentingnya Kewaspadaan Orang Tua terhadap Modus Narkoba Baru

Melihat betapa mudahnya obat terlarang beredar dalam bentuk yang tidak terduga, Dinar Candy merasa perlu menyampaikan pesan mendesak kepada para orang tua. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra terhadap pergaulan anak, terutama bagi generasi muda yang mungkin belum memahami risiko di balik tren baru ini.

“Nah, ini buat ibu-ibu, bapak-bapak, pokoknya harus hati-hati, waspada, jaga anaknya. Apalagi yang masih Gen Z,” tegas Dinar. Ia menambahkan bahwa generasi milenial mungkin sudah lebih banyak tahu tentang bahaya narkotika, tetapi Gen Z seringkali menjadi sasaran empuk karena minimnya informasi spesifik mengenai modus-modus baru.

Oleh karena itu, orang tua didorong untuk tidak hanya mengawasi pergaulan anak di luar rumah, tetapi juga mengenali benda-benda atau mainan yang tampak tidak berbahaya, seperti balon pesta, yang ternyata bisa menjadi kedok peredaran zat adiktif. Edukasi dini mengenai bahaya penyalahgunaan zat, termasuk yang berkedok hiburan, menjadi kunci utama untuk melindungi anak dari ancaman narkoba baru bentuk balon.