Uptodai.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menghadapi tantangan besar menjelang debutnya di ajang FIFA Series 2026. Sayangnya, persiapan Skuad Garuda terganggu kabar buruk, sebab 4 Pemain Timnas Absen FIFA Series 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 24-31 Maret mendatang.

Turnamen mini ini sejatinya menjadi ajang pemanasan vital bagi Timnas, di mana mereka akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis. Herdman kini harus memutar otak mencari pengganti empat pilar utama yang terpaksa menepi, baik karena sanksi disiplin maupun cedera serius yang membutuhkan waktu pemulihan panjang.

Daftar Sanksi Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Dari empat nama yang absen, dua di antaranya terpaksa menepi akibat hukuman berat yang dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Sanksi ini merupakan buntut dari insiden protes berlebihan yang dilakukan pemain terhadap wasit dalam pertandingan sebelumnya.

1. Thom Haye: Jenderal Lini Tengah Terkena Larangan Bertanding

Thom Haye, yang dikenal sebagai jenderal lini tengah Timnas, menjadi nama pertama yang dipastikan absen. Gelandang andalan Persib Bandung ini menerima sanksi berat dari FIFA setelah melakukan protes keras terhadap keputusan wasit dalam laga kontra Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hukuman yang dijatuhkan FIFA tidak main-main, yakni denda sebesar 5.000 Swiss Franc dan larangan bertanding selama empat pertandingan internasional. Dengan hukuman ini, Haye diprediksi baru bisa kembali memperkuat Merah Putih pada ajang Piala AFF 2026, itupun jika Timnas melakoni laga uji coba pada pertengahan tahun.

2. Shayne Pattynama: Bek Kiri Ikut Menepi

Nasib serupa menimpa bek kiri naturalisasi, Shayne Pattynama. Pemain yang kini membela Persija Jakarta ini juga harus menepi akibat sanksi disiplin yang sama beratnya dari FIFA. Insiden protes berlebihan kepada wasit Ma Ning pada putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 Oktober 2025 lalu berujung pada hukuman larangan bermain empat kali.

Absennya Shayne menjadi kerugian signifikan bagi sektor pertahanan kiri Timnas Indonesia di FIFA Series kali ini. Herdman harus segera menemukan kombinasi baru untuk menambal lubang yang ditinggalkan oleh salah satu bek sayap terbaik Skuad Garuda tersebut.

Dua Pilar Terkapar Akibat Cedera Serius

Selain masalah kedisiplinan, John Herdman juga harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dua pemain kunci lainnya tidak bisa bergabung karena cedera jangka panjang. Kondisi ini membuat Herdman harus melakukan perombakan besar-besaran di lini belakang dan lini serang.

3. Asnawi Mangkualam: Cedera ACL Akhiri Musim Lebih Cepat

Kerugian terbesar mungkin datang dari sektor pertahanan kanan dengan absennya Asnawi Mangkualam. Kapten Timnas Indonesia yang bermain untuk Port FC di Liga Thailand ini harus mengakhiri musim 2025-2026 lebih cepat setelah mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang sangat serius.

Asnawi telah menjalani operasi bedah dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan antara empat hingga enam bulan. Kondisi ini bukan hanya membuatnya melewatkan FIFA Series, tetapi juga mengancam partisipasinya di Piala AFF 2026 hingga Piala Asia 2027 mendatang.

4. Marselino Ferdinan: Bintang Muda Fokus Pemulihan Hamstring

Bintang muda yang bermain di AS Trencin, Marselino Ferdinan, melengkapi daftar pemain yang menepi. Marselino harus menjalani operasi akibat cedera hamstring parah yang dialaminya, sebuah cedera yang kerap menghantui pemain dengan kecepatan tinggi.

Meskipun proses pemulihan telah berjalan sejak akhir Januari 2026, pihak klub menyatakan bahwa sang gelandang serang belum bisa bergabung dengan tim hingga musim semi, sekitar akhir Maret. Peluangnya untuk tampil di FIFA Series 2026 otomatis tertutup karena ia masih harus menjalani rehabilitasi intensif di Eropa.

Absennya keempat pemain kunci ini tentu menjadi ujian berat bagi John Herdman dalam meracik strategi perdananya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Namun, situasi ini sekaligus membuka peluang besar bagi pemain-pemain baru atau pelapis untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri dalam ajang FIFA Series 2026 mendatang.