Uptodai.com - Kabar mengejutkan mengenai fakta pernikahan Sadio Mane sempat menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2024. Bintang sepak bola Senegal yang kini merumput bersama Cristiano Ronaldo di Al Nassr ini dikenal sangat menjaga privasi kehidupan pribadinya, jauh dari sorotan media gosip.

Oleh karena itu, ketika berita pernikahannya mencuat, publik global langsung menyoroti detail upacara yang dilakukan secara tertutup. Mane menikahi Aisha Tamba dalam sebuah upacara sederhana di Keur Massar, Dakar, Senegal, pada Januari 2024.

Momen sakral ini berlangsung hanya beberapa hari sebelum Mane harus bergabung dengan Timnas Senegal untuk Piala Afrika (AFCON) 2024. Meskipun dilakukan secara privat, detail pernikahan ini memicu diskusi intens, terutama terkait perbedaan usia kedua mempelai.

Perbedaan Usia Jauh dan Sorotan Publik Global

Saat mengikat janji suci, Sadio Mane telah berusia 31 tahun, sebuah usia matang bagi seorang atlet profesional. Sementara itu, Aisha Tamba kala itu baru menginjak usia 18 tahun, meskipun beberapa sumber menyebut ia berusia 19 tahun.

Aisha Tamba, yang saat itu dilaporkan belum menyelesaikan pendidikan menengah atasnya, memiliki perbedaan usia lebih dari satu dekade dengan Mane. Perbedaan usia yang signifikan ini sontak menjadi fokus utama pemberitaan internasional.

Media Inggris, The Sun, melaporkan bahwa pernikahan tersebut diselenggarakan secara rahasia di Dakar. Mereka mencatat bahwa upacara tersebut hanya dihadiri oleh lingkaran terdekat, seperti keluarga dan sahabat, sesuai dengan permintaan Mane yang ingin menjaga kesederhanaan acara.

Mengapa Sadio Mane Nikahi Aisha Tamba Tanpa Pacaran?

Kisah cinta yang berakhir di pelaminan ini ternyata tidak diawali dengan proses pacaran yang umum dalam budaya barat. Amadou Tamba, ayah dari Aisha, menjelaskan bahwa putrinya tidak pernah menjalin hubungan asmara dengan Mane sebelumnya karena usia Aisha yang masih sangat muda.

Hubungan keduanya justru berawal dari pertemuan yang difasilitasi oleh Bacarry Cisse, agen dari Sadio Mane. Cisse saat itu diketahui memiliki proyek kerja dengan Amadou Tamba, yang berprofesi sebagai kontraktor.

Mane pertama kali bertemu Aisha ketika gadis itu masih berusia 16 tahun, sekitar dua tahun sebelum mereka akhirnya menikah. Pertemuan tersebut terjadi ketika istri Amadou dan Aisha mengunjungi keluarga Mane.

Proses Pernikahan Sesuai Tradisi Senegal

Amadou Tamba menuturkan bahwa Sadio Mane melihat sesuatu yang istimewa pada diri Aisha dan langsung menyampaikan niat baiknya kepada keluarga. Pendekatan ini sangat menghormati nilai-nilai tradisi dan adat istiadat Senegal.

Proses selanjutnya dilakukan secara formal dan tradisional. Kedua belah pihak keluarga kemudian berdiskusi, mencapai kesepakatan mengenai mas kawin dan hal lainnya, lalu menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakan pernikahan.

Keputusan Mane untuk menikahi Aisha Tamba dengan cara ini menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai budaya dan agama. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat religius dan menjunjung tinggi kesederhanaan, terlepas dari statusnya sebagai pemain elite global.

Sadio Mane Rekan Cristiano Ronaldo yang Rendah Hati

Pernikahan ini terjadi di tengah kesibukan Mane membela klub raksasa Arab Saudi, Al Nassr. Sejak kepindahannya dari Bayern Munchen, Mane menjadi salah satu pilar penting di lini serang klub yang juga diperkuat oleh megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Kehadiran Sadio Mane rekan Cristiano Ronaldo di Liga Pro Saudi turut meningkatkan profil pernikahan ini di kancah global, meskipun Mane berusaha keras untuk tetap menjaga kerahasiaan. Mane seringkali menjadi contoh atlet yang berhasil memisahkan fokusnya antara kehidupan pribadi dan profesional.

Meskipun memiliki gaji fantastis, Mane dikenal sebagai salah satu pemain Afrika yang paling rendah hati dan dermawan. Ia kerap menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk membangun fasilitas publik di kampung halamannya di Bambali, Senegal.

Pernikahannya dengan Aisha Tamba menjadi babak baru dalam kehidupan personalnya. Setelah upacara, Mane langsung terbang untuk membela negaranya, menunjukkan dedikasi penuh baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.