AC Milan Kalahkan Bologna 3-0, Nkunku dan Rabiot Jadi Bintang
Uptodai.com - Kunjungan AC Milan ke markas Bologna pada pekan ke-23 Liga Italia Serie A musim 2025/2026 berakhir manis. Bertanding di Stadion Renato Dall’Ara, Rossoneri tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0 atas tim tuan rumah.
Kemenangan ini memastikan AC Milan Kalahkan Bologna 3-0, sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara. Tiga gol Milan dicetak oleh Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot, menunjukkan efektivitas serangan yang merata dari skuad Stefano Pioli.
Tambahan tiga poin ini membuat Milan kini mengoleksi 50 angka dari 23 pertandingan, kokoh di peringkat kedua. Sementara itu, Bologna harus tertahan di posisi ke-10 dengan total 30 poin, semakin menjauh dari zona Eropa.
Awal Menegangkan dan Kontrol Lini Tengah
Pertandingan dibuka dengan tekanan intens dari Bologna. Tuan rumah langsung mencoba memanfaatkan dukungan publik dengan menciptakan dua situasi sepak pojok berbahaya pada menit-menit awal. Namun, lini pertahanan Milan yang dikomandoi Fikayo Tomori berhasil meredam ancaman tersebut dengan disiplin tinggi.
Setelah melewati badai awal, Milan mulai mengambil alih kendali permainan. Mereka perlahan meningkatkan penguasaan bola dan memaksa Bologna lebih banyak bertahan di area mereka sendiri. Pola permainan tempo tinggi yang diterapkan Rossoneri di 20 menit pertama terbukti efektif.
Peluang emas pertama bagi Milan tercipta pada menit kedelapan. Ruben Loftus-Cheek, yang tampil energik di lini tengah, berhasil lolos dari penjagaan ketat setelah menerima umpan terobosan akurat.
Sayangnya, upaya sang gelandang masih mampu digagalkan oleh kiper Bologna, Federico Ravaglia. Ravaglia sigap keluar dari sarangnya, menutup ruang tembak, dan memaksa Milan harus menunggu lebih lama untuk memecah kebuntuan.
Loftus-Cheek Membuka Pesta Gol Rossoneri
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-20. Gol ini lahir dari skema serangan cepat yang menunjukkan ketajaman lini tengah Milan. Berawal dari penyelamatan Ravaglia yang gagal disapu bersih oleh bek Bologna, bola liar langsung disambar oleh Adrien Rabiot.
Rabiot dengan cepat mengirimkan umpan matang kembali ke area penalti. Loftus-Cheek, yang berada di posisi bebas, menyelesaikan peluang tersebut dengan sepakan terarah dan rapi ke sudut atas gawang, mengubah skor menjadi 1-0.
Gol ini memberikan momentum besar bagi Milan. Mereka kini bermain lebih tenang namun tetap agresif, memanfaatkan lebar lapangan untuk membongkar pertahanan berlapis Bologna.
Nkunku dan Rabiot Bersinar Terang
Menjelang akhir babak pertama, Rossoneri berhasil menggandakan keunggulan. Momen ini tercipta dari inisiatif Christopher Nkunku Cetak Gol setelah ia melakukan penetrasi berbahaya ke kotak penalti.
Nkunku yang bergerak lincah dilanggar oleh kiper Ravaglia. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Nkunku, yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya yang keras dan terarah memastikan Milan unggul 2-0 saat turun minum.
Babak kedua dimulai dengan kejutan instan dari tim tamu. Hanya tiga menit setelah peluit dibunyikan, Bologna melakukan kesalahan fatal. Lemparan ke dalam yang buruk dari Miranda langsung disambar oleh Adrien Rabiot.
Rabiot menunjukkan insting predatornya, memanfaatkan blunder tersebut untuk mencetak gol ketiga bagi Milan pada menit ke-48. Gol ini praktis mematikan semangat juang tuan rumah dan mengunci kemenangan besar bagi Rossoneri.
Kontribusi Nkunku Dan Rabiot Bersinar sepanjang malam itu, tidak hanya melalui gol, tetapi juga melalui pergerakan dan distribusi bola yang membuat lini tengah Milan sangat solid. Nkunku, khususnya, menunjukkan adaptasi yang cepat di Serie A setelah didatangkan pada bursa transfer musim panas.
Pertahanan Solid dan Posisi Aman di Klasemen
Meskipun tertinggal jauh, Bologna mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang balasan. Pelatih Thiago Motta melakukan pergantian pemain untuk menyuntikkan energi baru di lini serang, namun upaya mereka selalu mentah di hadapan Mike Maignan.
Penampilan solid Maignan di bawah mistar, ditambah dengan sejumlah penyelamatan heroik yang dilakukan Ravaglia di sisi Bologna untuk mencegah skor semakin besar, menjaga skor tetap 3-0. Rossoneri kini beralih fokus untuk mempertahankan posisi kedua di Serie A.
Kemenangan meyakinkan ini menjadi sinyal kuat bahwa Milan siap bersaing ketat dengan Inter Milan dan Juventus di puncak klasemen. Kedalaman skuad, yang ditunjukkan dengan kontribusi para pemain baru seperti Nkunku, menjadi kunci utama bagi ambisi Rossoneri musim ini.