Uptodai.com - Wakil Presiden RI Gibran tinjau pabrik motor listrik lokal milik PT Terang Dunia Internusa (UNTD) Plant III di Kabupaten Tangerang, Banten. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan kesiapan industri dalam negeri dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan ramah lingkungan. Gibran secara langsung melihat proses perakitan, pengecatan, hingga penyimpanan suku cadang di fasilitas modern tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres memberikan perhatian khusus pada pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah diterapkan oleh produsen. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menekan ketergantungan pada komponen impor dan memperkuat struktur industri nasional. Hilirisasi industri otomotif menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia di masa depan.

Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, mengungkapkan rasa bangganya atas apresiasi langsung yang diberikan oleh Wakil Presiden. Ia menjelaskan bahwa komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan rantai pasok lokal telah membuahkan hasil yang sangat positif. Menurutnya, dukungan dari pemerintah sangat krusial untuk mendorong kepercayaan konsumen terhadap produk buatan anak bangsa.

Pencapaian TKDN Melampaui Target Pemerintah

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa capaian penggunaan komponen lokal di pabrik ini telah berada di atas angka 60 persen. Angka tersebut jauh melampaui batas minimum yang disyaratkan oleh pemerintah untuk mendapatkan insentif kendaraan listrik. Dengan pencapaian ini, produk yang dihasilkan tidak hanya kompetitif dari segi harga, tetapi juga memiliki kualitas yang teruji secara nasional.

Kemampuan memproduksi berbagai komponen krusial secara mandiri di dalam negeri menjadi daya tarik utama bagi Wapres Gibran selama kunjungan. Kemandirian manufaktur ini diharapkan dapat memicu efek domino positif bagi industri pendukung lainnya, seperti UMKM penyuplai suku cadang lokal. Pemerintah optimis bahwa ekosistem ini akan terus berkembang pesat seiring meningkatnya permintaan pasar.

Dampak Positif TKDN Tinggi bagi Konsumen

Sebagai informasi tambahan, kendaraan listrik dengan nilai TKDN tinggi berhak mendapatkan insentif potongan harga atau subsidi langsung dari pemerintah sebesar Rp7 juta. Kebijakan ini dirancang untuk merangsang minat masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke motor listrik yang lebih bersih. PT Terang Dunia Internusa, yang memproduksi merek United E-Motor, menjadi salah satu penerima manfaat dari program subsidi ini.

Dengan TKDN yang tinggi, produsen lokal juga lebih siap menghadapi persaingan global dan potensi ekspor ke negara-negara Asia Tenggara. Pemerintah berkomitmen untuk terus mempermudah regulasi investasi dan memberikan insentif fiskal bagi industri yang berkomitmen pada lokalisasi produk. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi kendaraan listrik terbesar di kawasan regional.