Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Eropa, di mana raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, dikabarkan sangat serius ingin mengamankan jasa Ajax Incar Kiper Timnas Maarten Paes. Spekulasi kepindahan ini semakin menguat setelah media-media Belanda mulai membongkar alasan mendalam di balik ketertarikan klub berjuluk De Amsterdammers tersebut.

Paes, yang saat ini menjadi andalan FC Dallas di Major League Soccer (MLS), disebut-sebut sudah sangat dekat untuk kembali merumput di Belanda. Laporan menyebutkan bahwa kiper berusia 27 tahun itu akan segera menjalani tes medis sebelum diresmikan. Nilai transfernya diperkirakan mencapai 1 juta euro, setara dengan sekitar Rp20 miliar.

Media Belanda Terkagum-kagum: 3 Alasan Ajax Kejar Maarten Paes

Kepindahan seorang pemain asal MLS ke klub sebesar Ajax Amsterdam tentu menarik perhatian. Media Belanda, khususnya Voetbal Primeur, memaparkan setidaknya tiga faktor krusial yang membuat manajemen Ajax berani mengambil langkah pasti untuk merekrut Paes.

1. Pemantauan Jangka Panjang: Bukan Keputusan Impulsif

Menurut laporan eksklusif dari Voetbal Primeur, ketertarikan Ajax terhadap Maarten Paes bukanlah keputusan yang bersifat mendadak atau impulsif. Sebaliknya, tim pencari bakat Ajax telah memantau perkembangan Paes secara intensif selama lebih dari dua tahun terakhir.

Sumber yang dekat dengan klub menegaskan bahwa Ajax sangat terkesan dengan perkembangan teknis dan mentalitas yang ditunjukkan Paes selama berkarier di Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan bahwa perekrutan kiper kelahiran Belanda tersebut merupakan langkah strategis yang telah direncanakan matang, bukan sekadar respons terhadap kebutuhan mendesak.

2. Mentalitas Elit dan Etos Kerja Luar Biasa

Alasan kedua yang membuat Ajax kepincut adalah mentalitas sang pemain yang dianggap elit dan luar biasa. Di mata internal klub, Paes dikenal sebagai sosok pemain tim sejati dengan etos kerja yang sangat tinggi.

Paes dinilai sebagai individu yang sangat rajin berlatih dan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap sesi. Perilaku profesional ini diharapkan mampu meningkatkan standar latihan dan performa rekan-rekan setimnya, sehingga membawa pengaruh positif di ruang ganti De Amsterdammers.

Kualitas ini sangat dicari oleh klub-klub besar yang tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kepemimpinan non-verbal. Paes dilihat sebagai pemain yang bisa menjaga suasana tim tetap kompetitif.

3. Solusi Jangka Menengah untuk Posisi Penjaga Gawang

Perekrutan Paes juga sejalan dengan rencana jangka menengah Ajax untuk sektor penjaga gawang. Saat ini, Ajax memiliki Remko Pasveer yang sudah berusia 42 tahun dan berada di ujung karier profesionalnya.

Selain itu, Ajax juga memiliki Vitezslav Jaros yang masih berstatus pinjaman dari Liverpool, yang membuat ketersediaan kiper berpengalaman menjadi prioritas. Ajax menilai perlu menambah sosok kiper profesional untuk menghadirkan stabilitas di bawah mistar.

Maarten Paes, dengan pengalamannya di Eredivisie bersama FC Utrecht dan kini di MLS, dipandang sebagai cadangan ideal yang bisa diandalkan. Ia diharapkan mampu menghadirkan kesinambungan performa sekaligus menjadi mentor bagi kiper-kiper muda di akademi Ajax.

Kontrak Jangka Panjang Menegaskan Paes Kiper Elite

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Maarten Paes akan menandatangani kontrak jangka panjang, yakni 3,5 tahun hingga 2029. Durasi kontrak ini merupakan pengakuan besar terhadap kualitasnya sebagai Maarten Paes Kiper Elite di mata manajemen Ajax.

Keputusan Ajax untuk bergerak saat ini juga dinilai sangat tepat waktu, mengingat kompetisi MLS sedang memasuki masa jeda, mempermudah proses negosiasi dan kepindahan sang pemain. Bagi Timnas Indonesia, memiliki wakil yang bermain di klub sekelas Ajax Amsterdam tentu menjadi kebanggaan tersendiri dan sinyal positif bagi perkembangan kualitas skuad Garuda.