Barcelona Kalah 1-2 dari Girona, Real Madrid Puncaki La Liga
Uptodai.com - Perebutan puncak klasemen La Liga 2025/2026 mengalami perubahan drastis setelah Barcelona menelan kekalahan pahit di markas Girona. Bertandang ke Stadion Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB, tim asuhan Hansi Flick harus menyerah dengan skor tipis 1-2.
Hasil minor ini membuat Blaugrana terpaksa turun ke peringkat kedua dengan koleksi 58 poin. Di sisi lain, Real Madrid sukses memanfaatkan momentum ini untuk mengudeta posisi teratas dengan keunggulan dua angka. Kekalahan Barcelona terasa sangat menyakitkan mengingat mereka sempat memegang kendali permainan di babak kedua.
Pertandingan bertajuk Derby Catalan ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini pertahanan Girona membuat Robert Lewandowski dan kawan-kawan kesulitan mencari celah. Barcelona sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk unggul lebih awal melalui titik putih.
Kegagalan Penalti Lamine Yamal dan Kebuntuan Babak Pertama
Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Dani Olmo terjatuh di kotak terlarang setelah mendapat gangguan dari Daley Blind. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih untuk memberikan keuntungan bagi tim tamu. Sayangnya, Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugasnya dengan sempurna.
Tendangan keras pemain muda berbakat tersebut hanya membentur tiang gawang sebelah kanan yang dijaga Paulo Gazzaniga. Kegagalan ini membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum. Hansi Flick terlihat memberikan instruksi khusus di pinggir lapangan guna memecah kebuntuan pada paruh kedua pertandingan.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-59 melalui skema serangan yang rapi dari sisi sayap. Jules Kounde melepaskan umpan silang akurat yang kemudian disambut oleh sundulan tajam Pau Cubarsi. Bola meluncur deras ke pojok gawang dan membawa Barcelona unggul 1-0 untuk sementara waktu.
Respons Cepat Girona dan Gol Penentu Fran Beltran
Kegembiraan pendukung Barcelona ternyata tidak berlangsung lama karena tuan rumah memberikan respons instan. Hanya berselang dua menit, Thomas Lemar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Joan Garcia. Gol tersebut lahir berkat kerja keras Vladyslav Vanat yang merepotkan barisan pertahanan Blaugrana.
Pertandingan semakin memanas ketika memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal. Petaka bagi Barcelona benar-benar datang pada menit ke-86 melalui aksi pemain pengganti, Fran Beltran. Ia melepaskan tembakan spekulasi yang mengarah tepat ke sudut bawah gawang tanpa bisa dijangkau kiper.
Wasit sempat meninjau ulang proses gol tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR) karena adanya dugaan pelanggaran terhadap Kounde. Namun, setelah melakukan pengecekan mendalam, wasit tetap mengesahkan gol tersebut bagi keunggulan Girona. Barcelona mencoba bangkit di sisa waktu yang ada dengan meningkatkan daya serang.
Drama Kartu Merah di Menit Akhir Pertandingan
Girona harus bermain dengan sepuluh orang setelah Joel Roca menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Yamal. Keunggulan jumlah pemain ini coba dimanfaatkan Barcelona untuk menyamakan kedudukan di masa injury time. Skuad Hansi Flick mengurung pertahanan tuan rumah dengan berbagai variasi serangan udara maupun darat.
Meski terus menekan, penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama bagi raksasa Catalan tersebut. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Girona tetap tidak berubah. Hasil ini menjadi peringatan serius bagi Barcelona dalam upaya mereka mengejar gelar juara musim ini.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri tren positif Barcelona dalam beberapa laga terakhir di kompetisi domestik. Kini, fokus mereka harus segera beralih untuk mengejar ketertinggalan poin dari Real Madrid yang semakin kokoh di puncak. Hansi Flick dituntut segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait efektivitas penyelesaian peluang di depan gawang lawan.