Uptodai.com - Bayern melaju ke semifinal DFB Pokal musim 2025/2026 setelah menunjukkan performa dominan di hadapan pendukung sendiri. Skuad asuhan Vincent Kompany sukses menundukkan perlawanan sengit RB Leipzig dengan skor meyakinkan 2-0. Laga yang berlangsung di Allianz Arena pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB ini menjadi bukti efektivitas serangan Die Roten.

Kemenangan ini membawa angin segar bagi raksasa Bavaria yang sudah lama merindukan trofi kompetisi domestik tertua di Jerman tersebut. Setelah beberapa musim terakhir selalu tersingkir sebelum mencapai partai puncak, Bayern kini kembali menjadi favorit kuat juara. Dukungan penuh suporter membuat atmosfer pertandingan terasa sangat panas sejak peluit pertama dibunyikan.

Drama VAR dan Kebuntuan di Babak Pertama

Pertandingan langsung berjalan dengan intensitas tinggi begitu wasit memulai jalannya laga. Kombinasi lini depan yang diisi oleh Michael Olise, Luis Diaz, dan Harry Kane terus menekan pertahanan tim tamu. Namun, Leipzig justru sempat mengejutkan publik tuan rumah lewat serangan balik cepat pada menit keempat.

Christoph Baumgartner berhasil menyambar umpan matang dari Yan Diomande dan menggetarkan jala gawang Manuel Neuer. Sorak sorai pendukung Leipzig terhenti seketika setelah wasit meninjau VAR dan membatalkan gol tersebut. Baumgartner dinyatakan berada dalam posisi offside yang sangat tipis sebelum melepaskan tembakan.

Bayern segera merespons ancaman tersebut dengan meningkatkan gelombang serangan ke jantung pertahanan Die Roten Bullen. Harry Kane mendapatkan peluang emas pada menit ke-12, namun tendangan jarak dekatnya masih bisa ditepis kiper Maarten Vandevoordt. Bek Leipzig, Castello Lukeba, juga melakukan aksi heroik dengan menyapu bola tepat di garis gawang.

Menjelang akhir babak pertama, tekanan Bayern semakin tidak terbendung oleh lini belakang lawan. Tembakan melengkung dari Aleksandar Pavlovic nyaris memecah kebuntuan jika tidak melebar tipis dari tiang gawang. Vandevoordt kembali tampil gemilang dengan menghalau sundulan Kane, sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Dua Gol Cepat Harry Kane dan Luis Diaz

Memasuki babak kedua, Bayern Munchen tidak menurunkan tempo permainan mereka sedikit pun. Josip Stanisic dan Michael Olise aktif menyisir sisi sayap untuk memberikan ruang bagi para penyerang. Momentum yang ditunggu-tunggu publik Allianz Arena akhirnya tercipta pada menit ke-62.

Bek sayap Josip Stanisic dijatuhkan oleh Vandevoordt di dalam kotak terlarang saat mencoba mengejar bola liar. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih untuk memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah. Harry Kane yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-64.

Hanya berselang tiga menit, Bayern kembali menggandakan keunggulan melalui aksi individu yang menawan. Luis Diaz berhasil memanfaatkan kelengahan koordinasi pertahanan Leipzig setelah gol pertama tercipta. Pemain sayap lincah ini melepaskan tembakan akurat yang gagal dijangkau oleh kiper lawan.

Keunggulan dua gol dalam waktu singkat ini membuat mental pemain Leipzig tampak sedikit menurun. Meski demikian, tim tamu tetap berusaha memberikan perlawanan lewat skema serangan balik yang cepat. David Raum sempat mengancam lewat tendangan keras, namun Manuel Neuer tampil sigap menjaga kesucian gawangnya.

Langkah Mantap Bayern Munchen Menuju Gelar Juara

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah. Hasil ini memastikan posisi Bayern melaju ke semifinal DFB Pokal dengan catatan yang cukup impresif. Efisiensi dalam memanfaatkan peluang di babak kedua menjadi kunci utama keberhasilan tim asuhan Kompany.

Bagi RB Leipzig, kekalahan ini memaksa mereka untuk mengubur impian meraih trofi DFB Pokal musim ini. Mereka sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup seimbang, terutama pada sektor penjaga gawang yang tampil luar biasa. Namun, tekanan konstan dari Bayern akhirnya meruntuhkan tembok pertahanan mereka.

Kini Bayern Munchen hanya berjarak dua langkah lagi untuk mengangkat trofi yang sudah lama mereka idamkan. Dengan performa Harry Kane yang terus konsisten, Die Roten optimis bisa menyapu bersih gelar domestik musim ini. Fokus mereka kini beralih ke pengundian babak semifinal untuk mengetahui lawan berikutnya.