7 Bintang Absen dalam Daftar Pemain Timnas Indonesia John Herdman
Uptodai.com - Daftar pemain Timnas Indonesia John Herdman untuk menyongsong agenda FIFA Series 2026 akhirnya resmi dirilis dan memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola tanah air. Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut memutuskan untuk memanggil 41 nama guna mengikuti pemusatan latihan atau training camp dalam waktu dekat. Namun, publik dikejutkan dengan hilangnya sejumlah nama besar yang selama ini menjadi tulang punggung skuad Garuda di era sebelumnya.
Keputusan John Herdman ini tentu menjadi sinyal awal mengenai arah kebijakan teknis yang akan ia terapkan bersama Merah Putih. Dari puluhan nama yang dipanggil, nantinya hanya akan ada 35 pemain yang bertahan untuk memperkuat tim di turnamen resmi. Hal ini berarti enam pemain dipastikan bakal tercoret setelah menjalani evaluasi mendalam selama proses pemusatan latihan berlangsung.
Daftar Wajah Lama yang Menghilang dari Skuad Garuda
Ketidakhadiran beberapa pemain kunci dalam skuad terbaru ini memunculkan berbagai pertanyaan terkait kondisi fisik dan performa mereka. Salah satu nama yang paling mencolok adalah Asnawi Mangkualam yang harus menepi karena mengalami cedera ACL saat membela klubnya, Port FC. Mantan kapten Timnas Indonesia tersebut diprediksi harus menjalani masa pemulihan pascaoperasi selama kurang lebih enam bulan ke depan.
Selain Asnawi, lini pertahanan juga kehilangan sosok Shayne Pattynama yang kini berkarier di Liga 1 bersama Persija Jakarta. Shayne terpaksa absen lantaran harus menjalani hukuman skorsing akibat protes keras yang ia layangkan kepada wasit pada laga kualifikasi sebelumnya. Kehilangan bek kiri agresif ini tentu memaksa John Herdman untuk mencari alternatif lain yang sepadan di posisi tersebut.
Kondisi serupa juga menimpa gelandang elegan milik Persib Bandung, Thom Haye, yang terkena sanksi larangan bertanding dari FIFA. “The Professor” dijatuhi hukuman empat pertandingan akibat insiden yang terjadi pada laga melawan Irak beberapa waktu lalu. Absennya Haye menjadi kehilangan besar bagi kreativitas lini tengah Indonesia yang selama ini sangat bergantung pada visi bermainnya.
Masalah Cedera dan Penurunan Performa Pemain
Sektor penyerangan juga tak luput dari perombakan, di mana Rafael Struick tidak masuk dalam skema pilihan John Herdman kali ini. Penyerang Dewa United tersebut dinilai tampil kurang konsisten sepanjang musim ini dengan catatan statistik yang belum memuaskan. Tim pelatih tampaknya ingin memberikan kesempatan bagi striker lain yang menunjukkan performa lebih tajam di kompetisi domestik maupun luar negeri.
Tiga nama lainnya yang harus absen adalah Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, dan Pratama Arhan yang semuanya masih berkutat dengan masalah cedera. Mees Hilgers masih dalam proses pemulihan hamstring, sementara Marselino baru diperkirakan pulih total pada April 2026 mendatang. Di sisi lain, Pratama Arhan harus beristirahat panjang setelah menjalani operasi meniskus akibat cedera yang didapatnya di Thailand.
Analisis Bung Ropan Terkait Taktik John Herdman
Pengamat sepak bola senior, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, memberikan analisis tajam mengenai pemilihan pemain ini. Ia mencurigai bahwa John Herdman tidak akan melakukan revolusi taktik secara ekstrem dalam waktu singkat. Bung Ropan melihat adanya kemungkinan besar pelatih baru tersebut akan tetap mempertahankan fondasi strategi yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong.
Langkah ini dianggap cukup logis mengingat waktu adaptasi yang sangat terbatas menjelang turnamen FIFA Series 2026. Herdman kemungkinan besar masih akan mengandalkan formasi tiga bek sejajar atau skema transisi cepat yang sudah sangat dipahami oleh para pemain lama. Dengan demikian, stabilitas tim tetap terjaga meskipun ada pergantian nahkoda di kursi kepelatihan.
Publik kini menantikan bagaimana implementasi taktik John Herdman di Timnas Indonesia saat menghadapi lawan-lawan tangguh nantinya. Meskipun kehilangan tujuh pemain pilar, kedalaman skuad yang ada saat ini diharapkan mampu memberikan kejutan baru. Dukungan penuh dari suporter tetap menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda untuk meraih hasil maksimal di panggung internasional.