Uptodai.com - Debut Muhammad Sanjaya Timnas Futsal Indonesia berbuah manis saat skuad Garuda melumat Brunei Darussalam dengan skor telak 7-0. Pertandingan pembuka Grup B Piala AFF Futsal 2026 ini menjadi panggung pembuktian bagi sang pemain bernomor punggung 10 tersebut. Bermain di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Thailand, Sanjaya tampil sangat dominan sejak menit awal laga dimulai.

Kepercayaan pelatih Hector Souto dibayar tuntas lewat aksi-aksi memukau di atas lapangan kayu. Tidak butuh waktu lama bagi Sanjaya untuk mencatatkan namanya di papan skor dalam laga internasional pertamanya. Ia langsung memborong tiga gol sekaligus yang mengukuhkan dominasi Indonesia atas tim lawan sepanjang pertandingan berlangsung.

Aksi Hattrick Kilat Muhammad Sanjaya di Thailand

Sanjaya membuka keran gol pada menit keempat melalui penyelesaian akhir yang sangat tenang dan terukur. Hanya berselang satu menit, ia kembali menggetarkan jala gawang Brunei untuk kedua kalinya melalui skema serangan balik cepat. Ketajaman pemain berusia 26 tahun ini mencapai puncaknya saat ia melengkapi catatan hattrick pada menit ke-19.

Performa luar biasa ini membuat penyelenggara menobatkan Sanjaya sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam laga tersebut. Kehadirannya memberikan warna baru bagi lini serang Indonesia yang tampil sangat agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Efektivitas Sanjaya di depan gawang menjadi kunci kemenangan besar skuad Garuda di laga perdana ini.

Hector Souto sendiri membawa total 14 pemain untuk mengarungi kompetisi bergengsi di Asia Tenggara ini. Dari daftar tersebut, Sanjaya merupakan salah satu dari lima pemain debutan yang baru pertama kali merasakan atmosfer tim nasional senior. Keputusan Souto memanggilnya terbukti menjadi langkah jenius yang memperkuat daya gedor tim nasional.

Transformasi dari Lapangan Hijau ke Lapangan Futsal

Kisah sukses Sanjaya tidak datang secara instan karena ia memiliki latar belakang sebagai mantan pesepakbola profesional. Sebelum fokus sepenuhnya di dunia futsal, ia sempat meniti karier di kompetisi Liga 2 Indonesia. Pengalaman bertanding di lapangan besar memberikan keunggulan fisik dan visi bermain yang sangat baik bagi dirinya.

Berdasarkan data sejarah kariernya, Sanjaya tercatat pernah memperkuat PSPS Pekanbaru pada periode musim 2020 hingga 2021. Setelah itu, ia melanjutkan petualangannya bersama Semen Padang FC pada musim 2022-2023 dengan catatan satu gol. Transisi karier ini menunjukkan fleksibilitas dan bakat luar biasa yang dimiliki oleh pemain kelahiran Pekanbaru tersebut.

Saat ini, Sanjaya membela klub Kuda Laut Nusantara dalam kompetisi kasta tertinggi Pro Futsal League Indonesia 2025-2026. Konsistensinya di liga domestik inilah yang akhirnya menarik perhatian tim pelatih nasional untuk memanggilnya masuk skuad. Ia membuktikan bahwa perpindahan disiplin olahraga dari sepak bola ke futsal bisa berjalan sangat sukses.

Tantangan Berikutnya Melawan Malaysia

Kemenangan telak atas Brunei Darussalam menempatkan Indonesia di posisi yang sangat menguntungkan pada klasemen sementara Grup B. Namun, ujian sesungguhnya bagi debut Muhammad Sanjaya Timnas Futsal Indonesia akan tersaji pada pertandingan kedua. Skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi rival abadi, Malaysia, pada Rabu, 7 April 2026 mendatang.

Malaysia sendiri datang dengan ambisi besar meskipun pada laga pertama mereka harus mengakui keunggulan tipis Australia dengan skor 1-2. Pertemuan antara Indonesia dan Malaysia diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi dan penuh gengsi. Sanjaya diharapkan kembali menunjukkan taringnya untuk mengamankan tiket menuju babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.

Masyarakat pecinta futsal tanah air kini menaruh harapan besar pada pundak Sanjaya dan rekan-rekannya. Konsistensi permainan menjadi kunci utama jika Indonesia ingin membawa pulang trofi juara dari Thailand. Dukungan penuh terus mengalir bagi skuad asuhan Hector Souto agar mampu mempertahankan performa impresif mereka hingga partai puncak.