Uptodai.com - Keputusan mengejutkan terjadi setelah Shin Tae-yong resmi latih Persija Jakarta untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut diperkenalkan secara resmi di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin, 8 Juni 2026. Manajemen Macan Kemayoran mengikat mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut dengan durasi kontrak selama tiga musim ke depan. Kehadiran STY diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi prestasi klub ibu kota.

Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI, Erick Thohir, memberikan respons yang sangat positif terkait kesepakatan besar ini. Erick menilai bahwa kehadiran pelatih kelas dunia di kompetisi domestik akan mendongkrak kualitas liga secara keseluruhan. Menurutnya, langkah Persija ini sejalan dengan visi federasi untuk terus meningkatkan mutu sepak bola tanah air. Ia meyakini persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan semakin kompetitif dan menarik.

Target Menembus 10 Besar Asia

Erick Thohir mengungkapkan bahwa peringkat kompetisi sepak bola Indonesia di kancah Asia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini, posisi liga kita berhasil melonjak dari peringkat 25 hingga kini menduduki peringkat 18 di Asia. Erick optimis bahwa tren positif ini akan terus berlanjut seiring datangnya pelatih dan pemain berkualitas. Target besar berikutnya adalah membawa kompetisi domestik menembus jajaran 10 besar terbaik di Asia.

Kualitas Kompetisi dan Nilai Komersial

Secara komersial, Liga Indonesia saat ini sudah berhasil menempati peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara. Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi PSSI untuk terus melakukan pembenahan dari berbagai sektor industri olahraga. Erick menegaskan bahwa semakin banyak pelatih berkualitas yang berkarier di tanah air, maka mutu klub akan otomatis terkerek naik. Hal ini juga akan memicu kedatangan pemain-pemain asing dengan reputasi yang jauh lebih baik.

Sebelum menerima pinangan Persija Jakarta, Shin Tae-yong dikenal memiliki rekam jejak yang gemilang bersama Tim Nasional Indonesia di berbagai kelompok umur. Keputusannya untuk kembali melatih klub tentu menjadi tantangan baru yang sangat dinantikan oleh para pencinta sepak bola nasional. Persija sendiri memang sedang berambisi mengembalikan kejayaan mereka di kancah domestik maupun kompetisi antarklub Asia. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan standar baru dalam pengelolaan taktik dan profesionalisme klub Liga 1.