Uptodai.com - Ezra Walian Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat setelah sang pemain menunjukkan performa luar biasa di kompetisi domestik. Penyerang andalan Persik Kediri ini seolah lahir kembali dan membuktikan bahwa kualitasnya belum habis meski sudah cukup lama absen dari skuad internasional.

Sejak terakhir kali membela Merah Putih pada ajang Piala AFF 2021, nama Ezra memang perlahan menghilang dari radar pemanggilan. Namun, memasuki musim Super League 2025/2026, pemain jebolan akademi Ajax Amsterdam tersebut justru tampil meledak dan menjadi pilar penting bagi klubnya.

Raja Assist Super League: Statistik Memukau Ezra Walian

Ezra Walian kini menyandang status sebagai salah satu raja assist di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dari 18 pertandingan yang ia lakoni bersama Persik Kediri, pemain berusia 28 tahun ini sudah mengemas 8 assist yang sangat krusial bagi tim.

Catatan impresif tersebut menempatkan Ezra sejajar dengan legiun asing papan atas seperti Rayco Rodriguez dari Persita Tangerang dan Mariano Peralta milik Borneo FC. Tidak hanya mahir mengirimkan umpan matang, ia juga telah menyumbangkan 5 gol untuk klub berjuluk Macan Putih tersebut.

Kombinasi antara visi bermain yang tajam dan ketenangan di depan gawang menjadikannya motor serangan yang sangat menakutkan bagi lini pertahanan lawan. Kontribusi nyata ini tentu menjadi modal berharga bagi Ezra untuk kembali mengetuk pintu tim nasional dalam waktu dekat.

Komitmen Tanpa Penyesalan Menjadi WNI

Meskipun sempat terpinggirkan dari skuad Garuda dalam beberapa periode kepelatihan terakhir, Ezra Walian menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyesal memilih kewarganegaraan Indonesia. Keputusan besar yang ia ambil pada tahun 2017 silam tetap ia syukuri sebagai langkah luar biasa dalam karier sepak bolanya.

Ia mengaku sudah merasa sangat menyatu dengan budaya dan atmosfer sepak bola di tanah air selama enam tahun terakhir tinggal di Indonesia. Komitmen ini menunjukkan bahwa hasratnya untuk memberikan yang terbaik bagi lambang Garuda di dada tidak pernah luntur oleh waktu atau keadaan.

Pernyataan tersebut seolah menjadi pengingat bagi publik sepak bola nasional bahwa Ezra masih memiliki ambisi besar di level internasional. Ia siap bersaing secara sehat dengan deretan pemain keturunan baru yang kini banyak menghiasi komposisi tim nasional saat ini.

Harapan Baru di Bawah Arahan John Herdman

Kehadiran John Herdman Timnas Indonesia sebagai nakhoda baru membawa angin segar bagi pemain-pemain yang tampil konsisten di liga lokal. Pelatih asal Inggris tersebut dikenal sangat menghargai data statistik dan kerja keras pemain yang mampu memberikan dampak instan di lapangan hijau.

Dengan catatan 8 assist dan 5 gol, Ezra Walian menawarkan opsi kreativitas yang mungkin sangat dibutuhkan oleh skema permainan modern ala Herdman. Kemampuannya bermain di berbagai posisi lini depan, mulai dari penyerang sayap hingga gelandang serang, memberikan fleksibilitas taktik yang sangat berguna.

Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan tim kepelatihan untuk memberikan kesempatan kedua bagi sang “Raja Assist” di panggung internasional. Jika performa konsisten ini terus terjaga, bukan tidak mungkin kita akan melihat kembali aksi Ezra Walian mengenakan seragam kebanggaan Merah Putih.