Uptodai.com - Kekalahan menyakitkan yang dialami Persija Jakarta saat menghadapi rival abadi mereka, Persib Bandung, dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia Super League (ISL) 2025/2026 memicu reaksi cepat dari manajemen Macan Kemayoran. Evaluasi menyeluruh langsung dilakukan, terutama pada sektor yang dianggap paling rentan.

Salah satu posisi yang kini menjadi sorotan utama adalah penjaga gawang. Di tengah rumor perombakan besar-besaran, nama kiper muda asal Brasil, Pedro Caracoci, mendadak mencuat ke permukaan. Pertanyaan mengenai berapa gaji Pedro Caracoci pun menjadi perbincangan hangat seiring kabar kedekatannya dengan klub ibu kota.

Evaluasi Lini Belakang dan Target Kiper Brasil

Kabar mengenai ketertarikan Persija terhadap Caracoci pertama kali disebarkan oleh beberapa akun rumor transfer di media sosial. Mereka menyebutkan bahwa kiper berusia 25 tahun itu selangkah lagi akan merapat ke Jakarta untuk mengisi slot pemain asing di putaran kedua kompetisi.

Rumor ini muncul bukan tanpa alasan. Performa kiper utama Persija saat ini, Carlos Eduardo, dinilai belum sepenuhnya memuaskan. Meskipun Eduardo sempat mencatatkan empat kali nirbobol, total 14 gol yang bersarang di gawang Persija dari 17 pertandingan putaran pertama menunjukkan adanya celah yang perlu diperbaiki.

Catatan kebobolan Persija tersebut sedikit lebih buruk jika dibandingkan dengan Persib Bandung yang hanya kemasukan 11 gol. Oleh karena itu, langkah mendatangkan penjaga gawang baru menjadi prioritas untuk memperkuat pertahanan tim asuhan Mauricio Souza.

Profil Singkat Pedro Caracoci

Pedro Caracoci saat ini terdaftar sebagai pemain klub Serie B Brasil, Amazonas. Namun, dia sedang menjalani masa peminjaman di Uberlandia, yang berkompetisi di kasta yang lebih rendah, yakni Serie D Brasil. Sepanjang karier profesionalnya, Caracoci belum pernah merumput di luar negaranya.

Caracoci sempat merasakan atmosfer klub raksasa Brasil, Flamengo, meskipun hanya di level U-20. Selama periode tersebut, ia hanya tampil sekali dan kemasukan dua gol. Setelah lulus dari akademi, karier seniornya lebih banyak dihabiskan bersama klub-klub kasta menengah Brasil.

Secara statistik, jam terbang Caracoci di level senior terbilang minim. Ia baru memainkan total delapan pertandingan resmi, tujuh di antaranya bersama Amazonas. Dari jumlah penampilan tersebut, Caracoci telah kebobolan 13 gol dan hanya berhasil mencatatkan satu kali clean sheet.

Analisis Nilai Pasar dan Perkiraan Gaji Pedro Caracoci

Meskipun catatan statistiknya tidak terlalu mentereng, Caracoci menawarkan opsi yang sangat ekonomis bagi Persija. Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar sang kiper pada tahun 2022 berada di angka €50 ribu. Angka ini setara dengan sekitar Rp865 juta (kurs saat ini).

Kondisi finansial ini menjadi daya tarik utama bagi Persija. Apalagi, saat ini status Caracoci dikabarkan adalah bebas transfer atau free agent. Dengan demikian, Macan Kemayoran tidak perlu mengeluarkan biaya transfer sepeser pun untuk memboyongnya ke Jakarta.

Lalu, berapa gaji Pedro Caracoci yang realistis jika ia benar-benar menandatangani kontrak di Liga 1? Mengingat statusnya sebagai pemain muda yang belum memiliki reputasi internasional dan datang dengan status bebas transfer, gajinya diperkirakan berada di bawah standar kiper asing yang sudah mapan.

Di Liga 1, gaji pemain asing non-bintang (terutama yang baru pertama kali bermain di Asia) biasanya berkisar antara USD 5.000 hingga USD 15.000 per bulan. Jika mengacu pada nilai pasar terakhirnya yang kurang dari Rp1 miliar, sangat mungkin Persija menawarkan kontrak yang berada di batas bawah kisaran tersebut, atau sekitar USD 6.000 hingga USD 8.000 per bulan.

Angka ini setara dengan Rp98 juta hingga Rp130 juta per bulan. Jika dikontrak selama setengah musim atau enam bulan, total nilai kontraknya diperkirakan tidak akan melebihi Rp800 juta. Dengan demikian, Pedro Caracoci bisa menjadi solusi jangka pendek yang sangat terjangkau secara finansial, sekaligus memberikan opsi segar di bawah mistar gawang Persija.