Uptodai.com - Hasil PSM Makassar vs Persis berakhir dengan skor imbang 1-1 pada pekan lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (4/4/2026) sore WIB, menjadi saksi ketangguhan tim tamu dalam mempertahankan tren positif mereka.

Laskar Sambernyawa berhasil mencuri satu poin krusial meski sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama. Hasil ini memperpanjang catatan impresif Persis Solo yang kini tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan beruntun di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Tambahan satu poin ini sangat berarti bagi anak asuh Mauricio Souza untuk menjauh dari kejaran zona merah. Sebaliknya, hasil imbang ini memperpanjang tren negatif tuan rumah yang belum juga meraih kemenangan dalam enam laga terakhir mereka.

Dominasi Juku Eja di Babak Pertama

PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Dukungan penuh dari suporter di Parepare membuat Juku Eja tampil sangat percaya diri dalam menekan pertahanan lawan. Peluang emas pertama muncul pada menit ke-10 melalui tendangan keras Savio Roberto dari luar kotak penalti.

Namun, kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi, tampil sigap dengan menepis bola yang mengarah tajam ke gawangnya. Tekanan bertubi-tubi PSM akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18 melalui skema bola mati. Bek jangkung Yuran Fernandes berhasil menyambut umpan lambung dengan sundulan mematikan yang mengoyak jala gawang Persis.

Tertinggal satu gol membuat Persis Solo mencoba keluar dari tekanan dan membangun serangan balik. Dimitri Lima dan kolega berupaya membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh lini belakang PSM. Sayangnya, hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.

Kebangkitan Laskar Sambernyawa dan Gol Roman Paparyha

Memasuki babak kedua, Persis Solo meningkatkan intensitas permainan dengan melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Pelatih Mauricio Souza tampaknya memberikan instruksi khusus agar para pemain lebih berani melakukan penetrasi ke area penalti. Dejan Tumbas nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-63 melalui sepakan jarak jauh yang masih bisa ditepis Hilmansyah.

Momentum yang ditunggu pendukung tim tamu akhirnya tiba hanya semenit berselang setelah peluang Tumbas. Roman Paparyha menunjukkan kelasnya sebagai striker haus gol dengan sebuah aksi individu yang menawan. Ia menerima umpan jauh dengan kontrol bola sempurna, melewati adangan Daffa Salman, dan menceploskan bola ke gawang meski dalam posisi terjatuh.

Skor imbang 1-1 membuat tensi pertandingan semakin memanas di sisa waktu babak kedua. PSM Makassar berusaha keras mengembalikan keunggulan mereka dengan memasukkan beberapa tenaga baru di lini depan. Gala Pagano mendapatkan peluang emas di menit-menit akhir, namun sundulannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh Riyandi.

Posisi di Klasemen Sementara BRI Super League

Hasil imbang ini menempatkan Persis Solo di posisi ke-15 pada Klasemen Sementara BRI Super League dengan total raihan 21 poin. Mereka kini unggul tipis satu angka dari Madura United yang membayangi di zona degradasi. Konsistensi dalam delapan laga terakhir menjadi modal berharga bagi Laskar Sambernyawa untuk terus merangkak naik.

Sementara itu, PSM Makassar masih tertahan di urutan ke-13 klasemen dengan koleksi 25 poin. Kegagalan meraih poin penuh di kandang sendiri menjadi evaluasi besar bagi tim pelatih Juku Eja. Mereka harus segera memutus rantai hasil minor jika tidak ingin semakin terperosok ke papan bawah.

Persaingan di BRI Super League musim ini memang tergolong sangat ketat, terutama di papan tengah dan bawah. Setiap poin sangat berharga untuk menentukan nasib tim di akhir musim nanti. Persis Solo kini fokus menatap laga selanjutnya demi menjaga rekor tak terkalahkan mereka tetap berlanjut.