Uptodai.com - Kiprah gemilang bek muda Sassuolo, Tarik Muharemovic, di kancah Serie A musim ini telah menarik perhatian dua klub raksasa Italia. Nama Muharemovic kini menjadi rebutan panas di bursa transfer, terutama setelah ia menunjukkan konsistensi luar biasa sebagai jantung pertahanan Neroverdi.

Performa solidnya membuat Inter Milan incar Tarik Muharemovic sebagai target utama untuk memperkuat lini belakang mereka di masa depan. Namun, upaya Nerazzurri tidak akan mudah, sebab rival abadi mereka, Juventus, juga menaruh minat serius terhadap pemain yang merupakan tandem dari bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tersebut.

Inter Milan Incar Tarik Muharemovic: Langkah Awal Sudah Ditempuh

Laporan dari jurnalis transfer ternama Italia, Gianluca Di Marzio, mengonfirmasi bahwa Inter Milan menjadi klub pertama yang bergerak cepat. Mereka sudah menjalin kontak awal dengan pihak perwakilan Muharemovic.

Meskipun demikian, pembicaraan yang dilakukan oleh Inter saat ini masih bersifat penjajakan dan lebih diarahkan untuk realisasi pada jendela transfer musim panas mendatang. Inter melihat Muharemovic sebagai investasi jangka panjang yang ideal, mengingat usianya yang masih muda dan potensi peningkatannya yang signifikan.

Di Marzio juga menambahkan bahwa persaingan tidak dapat dihindari. “Inter sedang menjalin kontak dengan pihak Muharemovic. Juventus juga tertarik pada pemain tersebut,” tulisnya, menggarisbawahi intensitas perburuan bek tengah berusia 21 tahun ini.

Menanggapi rumor yang beredar, CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, secara tegas menyatakan bahwa klub Emilia-Romagna tersebut belum berniat melepas bek andalannya itu dalam waktu dekat. Sassuolo bertekad mempertahankan Muharemovic setidaknya hingga akhir musim ini, demi menjaga stabilitas tim di papan tengah Serie A.

Keuntungan Finansial bagi Juventus dalam Perburuan Duet Jay Idzes Sassuolo

Ketertarikan Juventus terhadap Muharemovic memiliki dimensi yang lebih dalam, terutama karena faktor historis. Juventus merupakan klub yang membesarkan Tarik Muharemovic di level akademi sebelum ia bergabung dengan Sassuolo.

Faktor krusial yang dapat menjadi kartu truf bagi Bianconeri adalah klausul penjualan kembali. Juventus diketahui masih memegang 50 persen klausul penjualan kembali sang pemain. Klausul ini secara otomatis memberikan keuntungan finansial besar jika Juventus memutuskan untuk membawanya pulang, atau setidaknya mendapatkan bagian signifikan dari keuntungan transfer jika Muharemovic pindah ke klub lain.

Kondisi ini membuat posisi Juventus sangat strategis, memungkinkan mereka untuk mengajukan tawaran yang lebih kompetitif atau menekan harga transfer, meskipun Inter telah lebih dulu melakukan pendekatan.

Solidnya Duet Jay Idzes Sassuolo di Lini Pertahanan

Alasan utama mengapa Muharemovic menjadi komoditas panas adalah solidnya duet pertahanan yang ia bangun bersama Jay Idzes. Kedua pemain ini secara perlahan menjelma menjadi fondasi utama di bawah asuhan pelatih Fabio Grosso, memberikan stabilitas yang dibutuhkan Sassuolo.

Sassuolo kini berada di peringkat ke-9 klasemen Serie A, sebuah posisi yang cukup terhormat, dan stabilitas pertahanan yang ditunjukkan oleh pasangan Idzes–Muharemovic menjadi salah satu kunci performa positif tersebut. Mereka berdua menunjukkan pemahaman taktis yang cepat, serta kemampuan membaca permainan yang matang melebihi usia mereka.

Muharemovic sendiri secara terbuka mengakui kenyamanan dan sinergi yang ia rasakan saat bermain bersama bek Timnas Indonesia tersebut. Pengakuan ini ia sampaikan setelah Sassuolo berhasil mengamankan satu poin penting dalam laga kontra Bologna.

“Kami melakukan pekerjaan kami, kami melakukan apa yang kami tahu cara melakukannya. Kami berbicara setiap hari. Kami tahu kami kuat, dan kami ingin menunjukkannya kepada semua orang,” ujar Muharemovic kepada media lokal, menyoroti komunikasi efektif antara dirinya dan Idzes.

Media lokal pun tak ketinggalan memberikan pujian. Sassuolo News bahkan menjuluki pasangan ini sebagai “permata klub” yang nilainya terus meroket. Mereka melaporkan bahwa valuasi pasar duet Idzes–Muharemovic telah meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan harga pembelian awal mereka, menggarisbawahi betapa berharganya kedua pemain muda ini bagi masa depan klub, sekaligus memicu perang transfer antara Inter Milan dan Juventus.