Uptodai.com - Kemenangan tipis 1-0 atas Lecce memastikan Inter Milan juara paruh musim Liga Italia 2025-2026. Meskipun berhasil mengukuhkan diri sebagai capolista, pelatih I Nerazzurri, Cristian Chivu, justru memberikan tanggapan yang dingin dan meremehkan pencapaian tersebut.

Duel yang berlangsung di markas kebanggaan mereka, Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, berjalan alot. Inter Milan harus menunggu hingga menit ke-78 untuk memecah kebuntuan, berkat gol tunggal yang dicetak oleh talenta muda, Pio Esposito.

Tambahan tiga poin krusial ini membuat Inter kini mengoleksi 46 poin dari 20 pertandingan yang sudah dijalani. Raihan tersebut secara matematis tidak mungkin dikejar oleh rival sekota mereka, AC Milan, yang baru mengumpulkan 40 poin dari 19 laga. Kesenjangan ini secara sah menobatkan Il Biscione sebagai juara paruh musim.

Inter Milan Juara Paruh Musim: Fokus Tetap pada Akhir Musim

Meski status juara paruh musim telah diamankan, Cristian Chivu tidak menunjukkan euforia berlebihan. Mantan bek legendaris Inter tersebut berulang kali menekankan bahwa gelar di tengah musim sama sekali tidak memiliki bobot signifikan dalam perebutan Scudetto.

Chivu menegaskan bahwa pencapaian ini hanyalah indikasi bahwa timnya mampu bersaing di level tertinggi, bukan tujuan akhir yang harus dirayakan. Baginya, hal yang paling penting dan krusial adalah memastikan Inter tetap bercokol di posisi teratas klasemen pada Mei 2026, saat tirai kompetisi Serie A benar-benar ditutup.

“Saya pernah merasakan menjadi juara paruh musim ini sebelumnya, tetapi ini sama sekali tidak penting,” ujar Chivu, dikutip dari Football Italia. “Hal terpenting adalah berada di puncak pada Mei (2026). Ini hanya berarti kami bisa kompetitif.”

Pelatih asal Rumania itu mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar juara masih sangat panjang dan penuh tantangan. Ia menekankan bahwa setiap pertandingan yang tersisa akan menjadi pertarungan sengit untuk memperebutkan setiap poin, dan fokus tim harus tetap tajam hingga pekan terakhir.

Pujian untuk Sikap Tim Kontra Lecce

Terlepas dari pandangannya mengenai gelar paruh musim, Chivu memberikan apresiasi tinggi terhadap performa dan mentalitas anak asuhnya saat menghadapi Lecce. Pertandingan seperti ini, melawan tim yang cenderung bertahan rapat, seringkali berpotensi menjadi jebakan yang berujung pada hasil imbang atau bahkan kekalahan.

Ia menilai skuad Inter menunjukkan sikap yang benar, keyakinan yang kuat hingga peluit akhir berbunyi, serta semangat juang untuk membawa pulang tiga poin penuh. Kemenangan ini, menurut Chivu, adalah hasil dari kerja keras dan pantas didapatkan oleh para pemain.

“Tim ini memiliki sikap yang benar, mereka yakin hingga akhir dan punya hati untuk membawa pulang tiga poin,” tambahnya. “Anda lebih cenderung kalah ketimbang menang dalam laga seperti ini. Anak-anak layak mendapatkan kesuksesan ini.”

Setelah melewati fase paruh musim dengan hasil positif, Inter Milan kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di Giornata ke-21 Serie A 2025-2026. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Udinese di Bluenergy Stadium, Udine, Italia, pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 21.00 WIB.