Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari raksasa otomotif asal Jepang, di mana program recall mobil Honda terbaru kembali diumumkan untuk wilayah Amerika Serikat. Langkah ini terpaksa diambil demi menjaga keselamatan konsumen setelah ditemukan adanya potensi bahaya pada komponen vital kendaraan. Sebanyak hampir 100 ribu unit mobil di bawah bendera Honda dan Acura kini harus segera masuk bengkel resmi.

Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) melaporkan bahwa penarikan ini melibatkan tepatnya 98.892 unit kendaraan. Masalah utama bersumber dari komponen sensor berat penumpang yang terletak di kursi depan. Sensor tersebut dilaporkan rentan mengalami keretakan yang bisa memicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Penyebab Masalah Airbag Honda dan Risiko Cedera

Kerusakan pada sensor berat tersebut berdampak langsung pada kinerja sistem keselamatan pasif kendaraan. Akibat korsleting, sistem komputer mobil bisa salah membaca bobot penumpang di kursi depan. Hal ini berpotensi membuat masalah airbag Honda menjadi sangat berbahaya saat terjadi benturan atau kecelakaan.

Sistem airbag modern seharusnya bekerja secara pintar dengan menyesuaikan daya mengembang berdasarkan postur tubuh penumpang. Jika sensor mendeteksi anak-anak atau bayi di kursi khusus, airbag idealnya tidak mengembang secara penuh atau bahkan dinonaktifkan. Namun, kegagalan sensor ini justru bisa membuat kantung udara mengembang secara tidak semestinya dan meningkatkan risiko cedera serius.

Pihak pabrikan menjelaskan bahwa cacat produksi ini bermula dari perubahan material dasar pada papan sirkuit sensor. Pemasok tingkat kedua Honda terpaksa mengganti material tersebut setelah fasilitas produksi mereka terdampak bencana alam. Sayangnya, perubahan material ini menyisakan tekanan mekanis berlebih pada kapasitor sirkuit yang akhirnya memicu keretakan mikro.

Daftar Model yang Terdampak Penarikan Kembali Mobil Honda

Kampanye keselamatan ini mencakup berbagai model populer yang diproduksi dalam rentang waktu yang cukup panjang. Beberapa mobil terlaris seperti Honda Accord rakitan 2016-2022 dan Accord Hybrid 2017-2022 masuk dalam daftar penarikan kembali mobil Honda ini. Selain itu, pemilik Honda Civic periode 2016-2022 dan SUV populer CR-V 2017-2022 juga diminta untuk waspada.

Model keluarga berukuran besar seperti MPV Honda Odyssey lansiran 2018-2026 dan SUV Honda Pilot 2017-2022 tidak luput dari program perbaikan ini. Sementara untuk lini premium, beberapa model Acura seperti MDX, RDX, dan TLX dari berbagai tahun produksi turut terdampak. Konsumen disarankan untuk segera memeriksa nomor identifikasi kendaraan (VIN) mereka secara mandiri.

Langkah Perbaikan Gratis dan Perluasan Recall

Hingga saat ini, Honda telah menerima lebih dari 200 klaim garansi yang berkaitan erat dengan kerusakan sensor berat tersebut. Perusahaan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada pemilik mulai awal Juli 2026. Pemilik kendaraan yang terdampak bisa langsung mendatangi diler resmi terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Teknisi ahli akan mengganti komponen sensor berat pada kursi depan dengan suku cadang baru yang sudah disempurnakan. Seluruh proses perbaikan ini dipastikan gratis tanpa memungut biaya sepeser pun dari konsumen. Langkah responsif ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman para pengguna setia di jalan raya.

Menariknya, kebijakan penarikan ini sebenarnya merupakan perluasan dari kampanye serupa yang pernah digelar pada Februari 2024. Kala itu, Honda telah menarik lebih dari 750 ribu unit kendaraan dengan keluhan kerusakan yang sama. Dengan tambahan unit baru ini, total kendaraan yang terdampak secara akumulatif kini hampir menyentuh angka 850 ribu unit.