Uptodai.com - Penampilan Jay Idzes di Serie A kembali menjadi bahan perbincangan hangat setelah dirinya terlibat dalam momen krusial saat Sassuolo bertandang ke markas Juventus. Pertandingan pekan ke-30 yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 pada Sabtu (21/3/2026).

Meskipun skor berakhir seri, nama kapten Timnas Indonesia ini mencuat karena insiden handball yang terjadi menjelang akhir laga. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Si Nyonya Tua setelah bola mengenai tangan Idzes di area terlarang.

Momen tersebut sempat membuat pendukung Sassuolo was-was karena terjadi pada menit ke-87 saat kedudukan masih sama kuat. Keputusan wasit diambil setelah melakukan peninjauan Video Assistant Referee (VAR) yang memakan waktu cukup lama di pinggir lapangan.

Analisis Insiden Penalti Jay Idzes Melawan Juventus

Media ternama Italia, Tutto Mercato Web, menyoroti analisis dari pengamat wasit senior, Luca Marelli, mengenai kejadian tersebut. Marelli menilai posisi tangan Idzes memang berada dalam posisi yang tidak natural saat menghalau serangan lawan.

Menurut pandangannya dalam studio DAZN, posisi lengan bek Timnas Indonesia itu berada di atas bahu sehingga wasit wajib menjatuhkan hukuman. Keputusan ini sempat memicu protes kecil dari para pemain Sassuolo sebelum akhirnya eksekusi tetap dilakukan.

Beruntung bagi Sassuolo, Manuel Locatelli yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Kiper Arijanet Muric tampil sebagai pahlawan dengan menepis tendangan keras Locatelli dan menjaga skor tetap imbang.

Ketangguhan Lini Pertahanan Sassuolo di Allianz Stadium

Meski melakukan kesalahan yang berujung penalti, penampilan Jay Idzes di Serie A dalam laga ini secara keseluruhan tetap mendapatkan apresiasi positif. Media lokal Sassuolo News memberikan nilai tinggi atas kedisiplinan Idzes dalam menjaga area pertahanan.

Idzes bahu-membahu bersama Tarik Muharemovic untuk meredam agresivitas lini depan Juventus yang dihuni pemain kelas dunia. Keduanya tampil solid dalam mengantisipasi umpan-umpan silang dan serangan balik cepat dari anak asuh Thiago Motta.

Ketangguhan Idzes terlihat jelas saat ia beberapa kali memenangkan duel udara melawan Dusan Vlahovic. Konsistensi ini membuat media Italia tak habis pikir karena Idzes tetap mampu menjaga ketenangan mentalnya setelah insiden penalti tersebut.

Jalannya Pertandingan dan Kontribusi Pemain

Juventus sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol cantik Kenan Yildiz pada babak pertama yang menggetarkan gawang Muric. Namun, Sassuolo menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan terus menekan pertahanan tuan rumah sejak awal babak kedua.

Gol balasan Sassuolo akhirnya lahir melalui kaki Andrea Pinamonti yang memanfaatkan asis matang dari Domenico Berardi. Skor 1-1 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, meski Juventus terus mengurung pertahanan tim tamu di masa injury time.

Keberhasilan mencuri satu poin di markas Juventus menjadi modal berharga bagi Sassuolo untuk menjauh dari zona degradasi. Bagi Idzes, laga ini menjadi pelajaran berharga sekaligus pembuktian bahwa dirinya layak bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Kini, publik sepak bola tanah air terus menantikan konsistensi penampilan Jay Idzes di Serie A pada laga-laga berikutnya. Kehadirannya di liga top Eropa memberikan dampak positif bagi citra pemain Indonesia di mata pemandu bakat internasional.